Rabu, 16 September 2026

Coding jadi BK - Bk jadi coding

 Salah satu aktivitas yang seru dan membahagiakan saat menjadi guru BK adalah layanan klasikal . Bertemu dengan murid dalam aktivitas layanan klasikal seperti  mengisi tangki energi. Berbulan yang lalu sempat berniat untuk mendampingi murid yg saat ini sudah berpindah jenjang hingga menitipkan pada beberapa rekan di jenjang lanjutan.

Dan di tahun ajaran ini tak mau mensia-siakan kesempatan untuk tetap bisa berinteraksi secara langsung dengan para calon pemimpin masa depan eaa…

Petualangan dimulai , 

Coding jadi BK 

BK jadi coding.

Melakukan layanan klasikal BK di jam pelajaran coding di jenjang SD . Jenjang yang sama sekali belum memperkenalkan tentang layanan BK .
Ingat dengan ungkapan yang biasa diucapkan saat masih menjadi guru BK di jenjang SMP dan menerima siswa baru setelah masa MPLS selesai , selalu menyebut dengan pemahaman BK adalah Bimbingan Konseling. Yup itu benar apabila bertanya tentang kepanjangan dari BK . Namun saat ditanya tentang apa yg diketahui tentang  BK pasti dengan jawaban tempat anak-anak yang punya masalah /nakal . Duh kok jadi sedih ya. Dan ketika sekarang punya kesempatan atau lebih tepatnya jemput bola untuk mem BK kan murid -murid SD ku , agar mereka paham lebih baik tentang diri mereka sejak SD tentang pentingnya peran BK di setiap jenjang pendidikan . 

Melalui mapel coding yang secara kebetulan memang tidak ada guru yang mengampu nya dimulai lah eksekusi rencana dan niat mulia mem BK kan coding dan meng coding kan BK. 

Melalui beberapa tahapan yang juga mempelajari capaian pembelajaran coding untuk jenjang SD . Yup…bisa sejalan dengan layanan BK dalam pemahaman diri . Menggabungkan pemrograman /coding dengan layanan BK adalah aktivitas yang menantang untuk bisa menautkan pemahaman diri muridku dengan cara kerja komputasional ala coding. Meminjam  beberapa materi untuk dapat mempermudah pemahaman muridku mengenal dirinya sendiri. Memakai istilah jendela piala sebagai tempat berkumpulnya banyak hal positif yang telah dilakukan, jendela baterai adalah informasi yg berisi hal2 yg biasa dilakukan untuk mengisi energi mereka, jendela perisai adalah jendela yg berisi data strategi saat menghadapi situasi tak menyenangkan dan jendela keempat adalah jendela roket yg menampung mimpi dan harapan mereka untuk masa depan yang sedang dijalani.    POV dari ku adalah mem Coding kan BK dan mem BK kan Coding pelan tapi pasti akan berjalan mulus . 



Rabu, 22 Juli 2026

Selamat Pagi Rabu ...

 Rabu memang selalu punya cerita, bisa jadi obat ataupun pembuka luka baru lagi. Pembuka luka baru manakala ada hal yg menjadi pengingat tentang Rabu mencekam masa lalu …bisa dilalui dengan torehan kejadian jatuh bangun tangis dan kemarahan. Dan butuh waktu bertahun-tahun untuk berdamai dengan Rabu, menata ulang tentang trauma Rabu menjadi kedamaian. 

Rabu hari ini menjadi Rabu penyemangat dari sapaan ringan chat medsos dengan pertanyaan kabar . Terimakasih sudah menguatkan aku . Mengobati luka tentang Rabu 





Berani bermimpi…harus !! Belajar sepanjang hayat

 Lewat 6 bulan dengan peran baru. Tak lagi langsung berinteraksi dengan murid dalam aktivitas belajar. Masa adaptasi dengan peran baru masih akan terus berlangsung. Sama halnya dengan ungkapan Belajar sepanjang hayat. Manakala dahulu interaksi dengan murid selalu dapat dilakukan dalam kegiatan layanan klasikal, konseling maupun obrolan ringan. Selalu mendapat insight yg menguatkan untuk tumbuh dan berkembang tak hanya sekedar dalam wacana keinginan saja .                             

Satu semester berlalu tanpa mengikuti proses awal hingga harus mengantar dalam kegiatan perpisahan. Sedih …pastinya. Seperti mengulang tayangan film dengan banyak kisah yang sudah dilalui. Namun ada satu kalimat penggugah yg diucap oleh salah satu muridku ketika bersalaman dan kutanya , mau melanjutkan kemana nak , dia sebutkan satu sekolah yg biasanya itu tak diucapkan oleh murid yg kurang memiliki kepercayaan diri tinggi. Dan aku tersenyum senang sekali karena dari sekian banyak generasi Z akhir dengan karakteristiknya masih ada muridku yang memiliki harapan dan mimpi yang besar untuk masa depannya. Dialog berlanjut dengan kekhawatiran khas orang tua yg mengatakan bisa gak ya bu, senyum tipis dan melanjutkan percakapan dengan ungkapan …yuk dicoba . Hasilnya kita serahkan pada sistem yang ada ya.  POV menarik dari percakapan singkat adalah ketika Gen Z akhir ternyata masih memiliki harapan untuk masa depannya . Love U nak ….bermimpilah yang besar dan segera bangun untuk mempersiapkan diri mengeksekusi mimpi dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk masa depan kalian. Doa kami menyertai langkahmu






Jumat, 24 April 2026

Dilema Etika Pengambilan Keputusan

Program Guru Penggerak yg digagas oleh mantan Founder Gojek masih berkesan dan selalu menjadi panduan untuk melakukan refleksi diri. Setiap modul yang dipelajari memberi pencerahan dan pemahaman bermakna dalam aktivitas keseharian 

Satu modul yang mengajarkan tentang Pemimpin dan Pengambilan keputusan adalah modul yang dapat menjadi renungan dan analisa sebagai pemimpin.  Ya pemimpin itu gak selalu identik dengan jabatan ya. Pemimpin lebih kepada  karakteristik diri dalam pengambilan keputusan yg berdampak bagi diri sendiri maupun bagi lingkungannya. 

Dalam modul 3.1 Pengambilan Keputusan berbasis Nilai Kebajikan sebagai pemimpin dijelaskan beberapa hal yang melatarbelakangi pengambilan keputusan berdasarkan nilai Kebajikan yang diyakini oleh pemimpin yaitu:

  1. Pendapat individu /kelompok kecil vs pendapat kelompok yg lebih banyak 

  2. Rasa keadilan vs  rasa kasihan 

  3. Kebenaran vs kesetiaan 

  4. Jangka pendek vs jangka panjang

Empat paradigma dilema Etika dalam  pengambilan keputusan biasa dibicarakan dalam Ruang Kolaborasi dan Eksplorasi Konsep yang dilakukan oleh calon guru penggerak  saat itu menjadi satu pembahasan yang menarik untuk bisa menganalisa keadaan  yang terjadi dalam kepemimpinan di lembaga tempat CGP .

Ilmu tentang kepemimpinan dalam pengambilan keputusan ini menjadi ilmu yang sangat bermanfaat karena menjadi paham untuk beberapa alasan yang dilakukan pemimpin saat harus membuat keputusan.

Tidak semudah komen netijen dalam berpendapat di media sosial hehehe. 

Dan bagi seorang pemimpin yg masih menganut  paham atasan tak pernah salah . Dan apabila salah bisa kembali ke asal. Seperti guyonan yg sering terdengar di era 90-an . Pasal 1 atasan gak pernah salah. Kalau atasan salah kembali ke pasal 1. 

Melalui kegiatan yg diikuti dalam program guru penggerak banyak hal yg menjadi dilema etika versi ku.                

Entahlah semoga bisa tetap waras 

Sabtu, 26 Juli 2025

Deep Learning

 Cerita MPLS  adalah cerita deep learning versi aku. Ya memahami tentang pendekatan  Deep learning atau kemudian diartikan  menjadi Pembelajaran Mendalam sesuai program nya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.  Ditahun ajaran 2025-2026 Bimtek untuk mendapatkan pelatihan dilakukan secara gencar oleh banyak lembaga dengan tujuan agar guru-guru  memahami secara utuh pendekatan Deep Learning yang selalu disampaikan oleh Prof Abdul Mu'ti  

Dan implementasi Deep learning yang bisa dilakukan  saat membersamai murid-murid baru peserta MPLS adalah dengan menjelajahi minat dan bakat eksplorasi diri. Berdasarkan rujukan dari yang disampaikan oleh kemdikdasmen materi Jelajah minat bakat berupa informasi searah dari pemateri kepada murid peserta mpls. Menjadi tantangan untuk bisa menggali minat bakat murid baru dengan aktifitas yang tak hanya sekedar melibatkan gaya belajar auditorial. Duduk diam sambil terkantuk-kantuk  menunggu pergantian waktu dan materi berikutnya. Diskusi mengajak kolabs panitia OSIS sebagai pendamping peserta dalam aktifitas Jelajah minat bakat dan Eksplorasi Diri. Mengajarkan panitia OSIS tentang cara memanage kegiatan dan memandu aktifitasnya. Untuk peserta mpls hal yang dilakukan merupakan satu tahap adaptasi dan membangun kepercayaan diri untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya. Memberi tantangan bagi peserta mpls untuk menjelajahi minat dari 6 pos yg tersedia. Dimulai dari pos Kreativitas Seni dan Desain di pos ini para peserta mpls diberi tantangan oleh kakak OSIS nya untuk menunjukkan bakat nya dalam bidang seni dan banyak dari peserta yang antri menunggu giliran untuk bisa menunjukkan minatnya tersebut. Pos berikutnya adalah pos Olahraga dan Kebugaran di pos ini peserta mpls diberi tantangan untuk beberapa aktivitas kinestetik seperti juggling bola, gerakan senam anak Indonesia hebat. Di pos Komunikasi, Bahasa dan Literasi terbilang pos yg senyap namun menghasilkan beberapa tulisan dari peserta mpls yang tertarik dalam bidang bahasa. Pada pos Kepemimpinan dan Organisasi kakak OSIS membuat tantangan untuk mencari solusi dari kasus permasalahan organisasi untuk bisa menggali jiwa kepemimpinan para peserta mpls. Di pos Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif tantangan yg dibuat oleh Kakak OSIS nya adalah membuat perincian dari rencana aktifitas yang akan dibuat saat peserta mempunyai ide untuk berjualan. Dan pos terakhir adalah pos Sains, Teknologi dan Inovasi tantangan di pos ini adalah eksperimen yang harus dilakukan oleh peserta untuk menyelesaikan satu puzzle blok dalam hitungan waktu tertentu.

Diakhir kegiatan peserta menuliskan refleksi di sticky note yg sudah dibagikan. Saat membaca refleksi yg ditulis oleh peserta dalam sticky note menjadi satu kepuasan karena materi mpls dengan judul Menjelajah minat dan bakat dapat dilaksanakan dengan menggali lebih dalam (pembelajaran mendalam). 







Minggu, 11 Mei 2025

Bongkar VS Barak

Bongkar adalah cerita yang pernah ketulusan di  https://bloggernyani2k.blogspot.com/2013/12/bongkar.html?m=1

Di jalanan kami sandarkan cita-cita

Sebab di rumah tak ada lagi yang bisa dipercaya

Orang tua pandanglah kami sebagai manusia

Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta .

Dari lirik lagu Bongkar karya musisi legendaris banyak hal bisa renungkan. 

Gejolak emosi remaja dengan tampilan perilaku yang membuat lingkungan mengelus dada . Tapi apakah orang dewasa dan lingkungan kemudian hanya dapat melakukan tindakan mengelus dada saja. 

Dalam lirik lagu Bongkar juga tertulis “Orang tua pandangalah kami sebagai manusia. Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta.* 

Bongkar dari lagu Iwan Fals kemudian beralih menjadi Barak di era kepemimpinan Gubernur Jawa Barat KDM . Gejolak emosi remaja yang dalam kutipan nakal versi KDM diarahkan untuk mendapatkan Pembinaan dalam barak militer . Dengan niat mulia untuk mengajarkan karakter baik kepada remaja. Eksekusi kebijakan yang langsung dilakukan ketika dunia pendidikan merayakan hari Pendidikan sebagai penghormatan kepada Ki Hadjar Dewantara dengan ajarannya yang menjadi konsep dalam pendidikan Indonesia 

Ing Ngarsa Sung Tuladha (di depan memberi contoh), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah membangun semangat), dan Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan.

Sudahkah kita lingkungan ( orang dewasa) Memberi contoh dan teladan untuk perilaku baik ,Menjawab pertanyaan yang muncul dari perilaku remaja yg bermasalah dengan bahasa cinta sesuai dengan kebutuhan remaja. 

Mengirimkan remaja bermasalah ke barak merupakan upaya untuk mengatasi masalah perilaku remaja namun tetap harus diingat mendidik itu berproses tidak bisa langsung dianggap sebagai satu-satunya kebijakan yg paling tepat 

Jadi ingat satu DM yg disampaikan murid ketika ia mengatakan saya lagi berproses untuk memperbaiki diri bu. Tapi kenapa guru-guru gak percaya dan selalu memberi penilaian negatif pada saya. 

Ketika ada satu ruang dialog yg tak berjalan pasti akan timbul penafsiran yang berbeda. Pertanyaan tak selalu harus dalam bentuk  lisan ataupun tertulis . Perilaku  remaja yang bermasalah  juga merupakan kode yang ingin disampaikan tentang kegelisahan mereka

Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta


Kamis, 12 Desember 2024

Cerita tentang Asesmen.

 Penggunaan istilah asesmen sebagai pengganti istilah ujian diperkenalkan saat kurikulum merdeka .Tulisan ini tidak ingin membahas ttg macam- macam asesmen seperti yang dipelajari dalam berbagai teori evaluasi pendidikan. Tulisan ini adalah cerita ringan dan untuk bahan renungan saja. 

Selama sepekan diadakan Asesmen Sumatif Akhir Semester ( ASAS) selalu ada cerita menariknya. Hari ini di sesi kedua mengawas di ruangan yg ada murid istimewanya. Murid istimewaku adalah murid yang patuh dan tekun saat belajar. Saat bel istirahat selesai berbunyi bergegas mengambil perlengkapan untuk mengawas di salah satu kls sesuai dengan jadwalnya. Selesai membagikan barcode tanda waktunya murid untuk memulai ujian secara online. Sambil berkeliling menandatangani kartu ujian dimulai lah cerita menarik ini. 

Beberapa murid menatap tanpa berkedip sambil tersenyum tipis dan mataku tertuju pada murid istimewaku yang asyik membuka Al-Quran dan mencocokkan jawaban dari soal online yang dibacanya . Pandanganku takjub tak berkedip masih memandang murid istimewaku sesekali memberikan pandangan kepada murid yang lain. Wajah dengan senyum tipis-tipis ada pada beberapa murid , seperti membuat pertanyaan lisan tanpa suara “ bu ,teman kami menyontek, Ibu gak bertindak?” Bergegas kuhampiri murid istimewaku dan bertanya perlahan dgn suara berbisik “ada jawabannya di Al-Quran nak?” Murid istimewaku mengangguk mantap dan menunjukkan ponselnya mengajakku untuk membaca pertanyaan dari soal ujian hari ini.Mengingatkan dengan suara berbisik untuk menyimpan Al-Quran nya karena sekarang sedang ujian atau istilah sekarang adalah Asesmen Sumatif Akhir Semester. 

Lantas terlintas dalam pikiranku 

Nyontek itu haram gak ya? 

Kalo nyonteknya dari Al-Quran yang jadi panduan hidup umat muslim gimana ya hukumnya ??