Rabu, 21 Oktober 2026

WOW....

 Kata-kata wow yang terdengar di Selasa sore jadi mempercepat kedatangan hari Rabu yang biasa nya mendebarkan versi ku. 

Wow hanya terdiri dari 3 huruf namun bisa bermakna subjektif dan mengajak pendengarnya menjadi cenayang untuk bisa menafsirkan sesuai dengan mau nya si pengucap. 

Wow bisa bermakna positif dapat pula menjadi satir sesuai dengan pesan yang dipahami oleh pendengar . Maka dari itu ketika bertanya untuk minta ketegasan apa yang dimaksud pernyataan wow itu…Lagi lagi dipaksa untuk bisa menafsirkan pernyataan si pengucap . Padahal subjektifitas dari pernyataan wow versi pendengar dapat menjadi sesuatu yang mungkin saja satir dan tidak sesuai yang dimaksud oleh si pengucap. 

Awal mula pernyataan wow yang ternyata dapat dikuliti dari berbagai aspek menjadi dasar untuk mengembangkan kemampuan menganalisa . Terkesan hanya ungkapan wow namun apabila tak dibarengi dengan penjelasan yang jelas maka akan menjadi beragam penafsiran. Beragam penafsiran akan menjadi sesuatu yang menarik untuk dibahas agar tak salah paham . 



note: wow versi pejabat adalah wow yang ABS

Rabu, 16 September 2026

Coding jadi BK - Bk jadi coding

 Salah satu aktivitas yang seru dan membahagiakan saat menjadi guru BK adalah layanan klasikal . Bertemu dengan murid dalam aktivitas layanan klasikal seperti  mengisi tangki energi. Berbulan yang lalu sempat berniat untuk mendampingi murid yg saat ini sudah berpindah jenjang hingga menitipkan pada beberapa rekan di jenjang lanjutan.

Dan di tahun ajaran ini tak mau mensia-siakan kesempatan untuk tetap bisa berinteraksi secara langsung dengan para calon pemimpin masa depan eaa…

Petualangan dimulai , 

Coding jadi BK 

BK jadi coding.

Melakukan layanan klasikal BK di jam pelajaran coding di jenjang SD . Jenjang yang sama sekali belum memperkenalkan tentang layanan BK .
Ingat dengan ungkapan yang biasa diucapkan saat masih menjadi guru BK di jenjang SMP dan menerima siswa baru setelah masa MPLS selesai , selalu menyebut dengan pemahaman BK adalah Bimbingan Konseling. Yup itu benar apabila bertanya tentang kepanjangan dari BK . Namun saat ditanya tentang apa yg diketahui tentang  BK pasti dengan jawaban tempat anak-anak yang punya masalah /nakal . Duh kok jadi sedih ya. Dan ketika sekarang punya kesempatan atau lebih tepatnya jemput bola untuk mem BK kan murid -murid SD ku , agar mereka paham lebih baik tentang diri mereka sejak SD tentang pentingnya peran BK di setiap jenjang pendidikan . 

Melalui mapel coding yang secara kebetulan memang tidak ada guru yang mengampu nya dimulai lah eksekusi rencana dan niat mulia mem BK kan coding dan meng coding kan BK. 

Melalui beberapa tahapan yang juga mempelajari capaian pembelajaran coding untuk jenjang SD . Yup…bisa sejalan dengan layanan BK dalam pemahaman diri . Menggabungkan pemrograman /coding dengan layanan BK adalah aktivitas yang menantang untuk bisa menautkan pemahaman diri muridku dengan cara kerja komputasional ala coding. Meminjam  beberapa materi untuk dapat mempermudah pemahaman muridku mengenal dirinya sendiri. Memakai istilah jendela piala sebagai tempat berkumpulnya banyak hal positif yang telah dilakukan, jendela baterai adalah informasi yg berisi hal2 yg biasa dilakukan untuk mengisi energi mereka, jendela perisai adalah jendela yg berisi data strategi saat menghadapi situasi tak menyenangkan dan jendela keempat adalah jendela roket yg menampung mimpi dan harapan mereka untuk masa depan yang sedang dijalani.    POV dari ku adalah mem Coding kan BK dan mem BK kan Coding pelan tapi pasti akan berjalan mulus . 



Rabu, 22 Juli 2026

Selamat Pagi Rabu ...

 Rabu memang selalu punya cerita, bisa jadi obat ataupun pembuka luka baru lagi. Pembuka luka baru manakala ada hal yg menjadi pengingat tentang Rabu mencekam masa lalu …bisa dilalui dengan torehan kejadian jatuh bangun tangis dan kemarahan. Dan butuh waktu bertahun-tahun untuk berdamai dengan Rabu, menata ulang tentang trauma Rabu menjadi kedamaian. 

Rabu hari ini menjadi Rabu penyemangat dari sapaan ringan chat medsos dengan pertanyaan kabar . Terimakasih sudah menguatkan aku . Mengobati luka tentang Rabu 





Berani bermimpi…harus !! Belajar sepanjang hayat

 Lewat 6 bulan dengan peran baru. Tak lagi langsung berinteraksi dengan murid dalam aktivitas belajar. Masa adaptasi dengan peran baru masih akan terus berlangsung. Sama halnya dengan ungkapan Belajar sepanjang hayat. Manakala dahulu interaksi dengan murid selalu dapat dilakukan dalam kegiatan layanan klasikal, konseling maupun obrolan ringan. Selalu mendapat insight yg menguatkan untuk tumbuh dan berkembang tak hanya sekedar dalam wacana keinginan saja .                             

Satu semester berlalu tanpa mengikuti proses awal hingga harus mengantar dalam kegiatan perpisahan. Sedih …pastinya. Seperti mengulang tayangan film dengan banyak kisah yang sudah dilalui. Namun ada satu kalimat penggugah yg diucap oleh salah satu muridku ketika bersalaman dan kutanya , mau melanjutkan kemana nak , dia sebutkan satu sekolah yg biasanya itu tak diucapkan oleh murid yg kurang memiliki kepercayaan diri tinggi. Dan aku tersenyum senang sekali karena dari sekian banyak generasi Z akhir dengan karakteristiknya masih ada muridku yang memiliki harapan dan mimpi yang besar untuk masa depannya. Dialog berlanjut dengan kekhawatiran khas orang tua yg mengatakan bisa gak ya bu, senyum tipis dan melanjutkan percakapan dengan ungkapan …yuk dicoba . Hasilnya kita serahkan pada sistem yang ada ya.  POV menarik dari percakapan singkat adalah ketika Gen Z akhir ternyata masih memiliki harapan untuk masa depannya . Love U nak ….bermimpilah yang besar dan segera bangun untuk mempersiapkan diri mengeksekusi mimpi dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk masa depan kalian. Doa kami menyertai langkahmu






Jumat, 24 April 2026

Dilema Etika Pengambilan Keputusan

Program Guru Penggerak yg digagas oleh mantan Founder Gojek masih berkesan dan selalu menjadi panduan untuk melakukan refleksi diri. Setiap modul yang dipelajari memberi pencerahan dan pemahaman bermakna dalam aktivitas keseharian 

Satu modul yang mengajarkan tentang Pemimpin dan Pengambilan keputusan adalah modul yang dapat menjadi renungan dan analisa sebagai pemimpin.  Ya pemimpin itu gak selalu identik dengan jabatan ya. Pemimpin lebih kepada  karakteristik diri dalam pengambilan keputusan yg berdampak bagi diri sendiri maupun bagi lingkungannya. 

Dalam modul 3.1 Pengambilan Keputusan berbasis Nilai Kebajikan sebagai pemimpin dijelaskan beberapa hal yang melatarbelakangi pengambilan keputusan berdasarkan nilai Kebajikan yang diyakini oleh pemimpin yaitu:

  1. Pendapat individu /kelompok kecil vs pendapat kelompok yg lebih banyak 

  2. Rasa keadilan vs  rasa kasihan 

  3. Kebenaran vs kesetiaan 

  4. Jangka pendek vs jangka panjang

Empat paradigma dilema Etika dalam  pengambilan keputusan biasa dibicarakan dalam Ruang Kolaborasi dan Eksplorasi Konsep yang dilakukan oleh calon guru penggerak  saat itu menjadi satu pembahasan yang menarik untuk bisa menganalisa keadaan  yang terjadi dalam kepemimpinan di lembaga tempat CGP .

Ilmu tentang kepemimpinan dalam pengambilan keputusan ini menjadi ilmu yang sangat bermanfaat karena menjadi paham untuk beberapa alasan yang dilakukan pemimpin saat harus membuat keputusan.

Tidak semudah komen netijen dalam berpendapat di media sosial hehehe. 

Dan bagi seorang pemimpin yg masih menganut  paham atasan tak pernah salah . Dan apabila salah bisa kembali ke asal. Seperti guyonan yg sering terdengar di era 90-an . Pasal 1 atasan gak pernah salah. Kalau atasan salah kembali ke pasal 1. 

Melalui kegiatan yg diikuti dalam program guru penggerak banyak hal yg menjadi dilema etika versi ku.                

Entahlah semoga bisa tetap waras