Senin, 05 Juni 2017

Ceritaku bersama mereka...


Hampir tiga ratus enam puluh lima hari bersama dalam perputaran waktu. Mengamati tingkah pola perilaku yang terjadi. Mengganti warna seragam dan memantaskan dengan perubahan postur tubuh secara fisik bukan hal yg mudah. Tak hanya perubahan secara fisik yg terjadi pada mereka perubahan psikis dari masa anak menuju remaja pun mempengaruhi perilaku keseharian mereka. Tak jarang ketika awal bertemu masih terkesan malu2 dan berubah menjadi ceria dan sangat ekspresif saat memasuki masa remaja. Terlihat jelas munculnya sikap penasaran dengan lawan jenis yg mulai disenangi. Beramai ramai datang ke ruang bk dan bercerita tanpa ada titik dan koma. Semua ingin di dengar.Namun kupingku hanya 2 sahutku.
Setiap pribadi yg kutemui punya keunikan apalagi ketika mereka berkumpul dalam satu kelas. Keunikan setiap individu menjadi karakter kelas yg berbeda.
Membimbing 280 lebih pribadi dari latar belakang yg berbeda membuatku juga harus terus belajar. Belajar sabar , belajar bijak , belajar memahami keunikan setiap individu , belajar menghargai perbedaan dan belajar untuk tidak membanding- bandingkan.
Mulai dari yg paling awal 7.1 dgn banyak cerita. Pun kebetulan aku diminta menjadi wali kelas mereka. Dilema dan tantangan bagiku . Disatu sisi sebagai wali kelas ingin memperlihatkan yg berbeda dgn kls yg lain  Berusaha untuk menampilkan yg terbaik. Namun di " Panik " ini pula aku diingatkan akan kodrat manusia yg jauh dari kesempurnaan . Gengsi dan ego sebagai wali kelas harus diletakkan di urutan bawah demi belajar memahami keunikan panik. Panik adalah sebutan kls 7.1 dgn menyingkat sebutan " pasukan bu Ninik ." Cerita indah ttg panik dgn segenap personilnya yg terkadang membuatku harus menangis dan ditenangkan oleh rekanku yg lain ketika menyadari kehidupan pribadi mereka . Atau marah dan jengkel sekali ketika mereka ngerjain aku saat pergantian usiaku. Dengan tingkah marah2 sambil berantem membuatku panik. Luar biasa dan penuh memory indah ketika sudah melaluinya.
Kelas 7.2 adalah kelas yg cukup antusias saat kami bersama , tapi bukan berarti aku tak pernah baper dgn kls ini. Seingatku beberapa kali kutinggalkan mereka di kls karena saat itu moodku juga sedang tidak baik. Namun apresiasi dan penghargaan mereka kepada ku punya tempat tersendiri di hatiku. Tak berbeda dgn kls tetangganya panik 7.2 juga punya nama untuk klsnya yaitu Exention . Terukir dalam memory ku saat diskusi ttg pro kontra rokok , antusias dan semangat untuk beragumen meyakinkan ku  paham ttg keberagaman. Ada siswa yg memiliki kemampuan yg baik dalam linguistik dan interpersonalnya sementara siswa yg lain dgn kemampuan kinestetik dan musicalnya
Juthrebz 7.3 susah ya nama kls nya ...semoga gak sesusah itu aku memahami kls ini . Kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah anda . Pertama bertemu dg kls ini saat MPLS menyenangkan melihat keaktifan dan antusias mrk . Selanjutnya terserah anda...
Ketupat sebutan kelasnya membuat bayangan akan makanan khas lebaran . sama khas dgn personil kls nya yg sering berseberangan antar satu kelompok dgn kelompok yg lain. Prilaku khas remaja yg sedang mencari jati diri tampak jelas di kelas tujuh empat " ketupat".
Adidas seperti merk sepatu bola yang biasa dipakai oleh pemain bola dunia. Identik dgn kebiasaan personil klsnya yg sangat kinestetik . gelengan kepala berulang sambil mengurut dada untuk tetep sabar ketika ada jam layanan klasikal di kelas 7.5. Namun tetap menyenangkan.
Papaya buah yang punya khasiat luar biasa. Tapi tidak dgn papaya yg dimaksud ini. Papaya adalah sebutan kls 7.6. Menyingkat dari nama wali kelasnya pasukan pa suryana. Cukup kreatif. Selalu ada rasa kangen untuk masuk ke kelas ini. Apalagi dgn materi yg berbentuk diskusi. Ide- ide cemerlang disertai dgn keberanian personil kls yg aktif membuat situasi kls selalu hidup.
Di semester genap  kegiatan layanan klasikal di kelas ini dilakukan di hari jumat. Hari terakhir dalam seminggu. Sehingga tak jarang beberapa kali tatap muka tak bisa dilakukan karena berbenturan dgn kegiatan sekolah .
Semangat dan saling menghargai di kelas ini patut diacungkan jempol.Mengingatkan ketika ada salah satu pihak yg mekakukan perbuatan negatif demi menjaga ketertiban di kelas. Savarent mereka memberi nama untuk klsnya.
Eistanaticx VII sulit sekali mengeja hurup demi dari nama kls 7.8   semoga tak sesulit aku mengenal nama prilaku mereka dalam keseharian . Perselihan dalam rangka beraadaptasi selalu mereka lakukan .sangat kuapresiasi semamgat mereka yg berusaha menjaga kekompakan kls.
Tepatnya 283 siswa yg menjadi bimbinganku yg di kelompokkan dalam kelas2 tersebut . Mengalirkan semangat dan energi untuk terus belajar mengenal dan memahami mereka. Semoga diberi kekuatan dan kemampuan untuk dapat menggali potensi mereka semua. Cinta ibu untuk kalian semua .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar