Rabu, 31 Desember 2014

Tak Pernah habis tentang Multiple Intellegence

Banyak hal bisa digali dari kegiatan bermain ular tangga multiple intellegence . Bukan sekedar bermain dari angka terkecil hingga di nomer akhir yang menandakan si peserta menang . Karena di setiap nomer yang dijalani oleh peserta ada tantangan yang harus dilalui sebelum peserta melanjutkan ke nomer berikutnya . Ketika peserta tak mampu melewati tantangan maka hukuman yang harus dijalani adalah tak boleh mengikuti permainan satu kali kocokan dadu . Yang menyakitkan kata siswaku adalah ketika sudah hampir mengakhiri permainan bertemu dengan gambar ular yang meluncur ke bawah " sakitnya tuh disini bu " sambil menunjuk dada mereka . Karena begitu sampai di kotak di bawah tantangan berikutnya juga siap menanti .
November adalah bulan bermain kataku , menggali kecerdasan majemuk siswa dengan permainan ular tangga . Di pertemuan ketiga bulan November mulai terbiasa untuk menunjukkan kemampuan terkait dengan kecerdasan majemuknya . Saat harus bernyanyi lagu wajib nasional dilakukan dengan sikap sempurna
( meski gak janji ya dengan suaranya  ya ) . Ketika mendapat tantangan untuk menjadi reporter berita mulai berani untuk menyampaikan informasi seperti reporter tv yang sering mereka saksikan di televisi . Kegiatan ini untuk menggali kecerdasan linguistik siswaku .
Ada pula kejadian yang membuatku tersenyum manakala tantangannya adalah freestye bola atau celebrasi CR7 saat mencetak gol . Untuk siswiku hal itu merupakan hal yang gak gampang dilakukan . Dan beralasan saya gak pernah nonton bola bu , kukatakan boleh kok bertanya dan meminta contoh dari teman cowokmu . Saat itu tantangan yang harus dilakukan adalah tantangan untuk kecerdasan kinestetik jasmani . Dan ketika mereka bertanya aku mengajarkan tentang komunikasi interpersonal . 
Untuk penggalian kecerdasan naturalis tantangannya adalah menyebutkan nama tanaman obat di lingkungan sekolah atau nama-nama pohon di lingkungan sekolah . 
Kesulitan yang dihadapi oleh siswaku berkaitan dengan games ular tangga multiple intellegence adalah dalam menjawab soal sudoku . Tantangan ini dalam rangka menggali kecerdasan logika matematika . Momok matematika adalah bikin pusing ucap mereka . Tapi berubah ketika tantangannya adalah menyelesaikan permainan smart car . Penasaran bu ...manahanku untuk tak cepat-cepat mengambil permainan itu . 
Ketika sampai pada tantangan untuk menyebutkan arah rumah menuju sekolah dengan menggunakan arah mata angin atau menggambarkan denah lokasi rumah tantangannya adalah menggali kecerdasan visual spasial siswa/i ku 
Tak selalu kecerdasan majemuk tersebut berdiri sendiri . Tetap ada kaitannya dengan kecerdasan yang lain . Teori kecerdasan majemuk ala Howard Gardner yang menghargai keunikan individu akan membuat setiap individu merasa punya arti sebagai manusia . Dengan menggali kebiasaan yang berawal dari minat dan ketertarikan akan menghasilkan manfaat . Karena dilakukan berdasarkan kesenangan, minat dan kebiasaan .
Tantangan yang berhasil dilakukan siswiku dalam membuat design sampul novel untuk kecerdasan visual spasialnya .






Topeng kreatif dalam menjawab tantangan visual spasial

Memory Bang Jo

Berawal dari tak cerdasnya membaca peta. Apabila sesuai perhitungan hanya 12 jam + macet-macet dikit jarak yang ditempuh Jakarta -Jogjakarta. Jadi bertambah 24 jam + mengeinap di Temanggung . Karena sudah tak kuat lagi melanjutkan perjalanan dan waktu yang semakin larut . Padahal persiapan cukup matang dengan berbekal rute perjalanan dan GPS . 
Tak mengalahkan anugerah ciptaan Allah sebagai indera perasa . Bertanyalah ke setiap orang yang ditemui di pinggir jalan . Agar bisa sampai ke lokasi yang di tuju . 
Malam pertama di lalui dengan aman karena memberdayakan keponakan untuk jadi guide tour turis lokal . 
Di mulailah cerita tentang bang jo saat memasuki malam kedua . 
Peta dan GPS tetap dijadikan acuan yang hasilnya berkeliling di tempat yang sama hingga 5 atau lebih putaran ....bisa laku deh puyer bintang toejoh . Dan mulailah senjata pamungkas digunakan . Bertanya kepada setiap orang yang ditemui di pinggir jalan . 
Yang bertanya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar , yang ditanya menjawab dengan menggunakan istilah yang hanya dia sendiri yang paham . Hingga harus menggunakan transleter lokal untuk me-reka ulang istilah" bang jo "
Dan ketika sudah melewati 5 kali berputar di tempat yang sama barulah terpecahkan misteri bang jo . 
Istilah bang jo itu adalah trafic light atau lampu lalu lintas merah kuning hijau . Yang dalam bahasa Jawa abang itu artinya merah dan hijau dipendekkan menjadi ijo . Disingkatlah dengan sebutan " Bang Jo " 
Ahaa bang jo menambah kosakata baru nih .

Minggu, 21 Desember 2014

Sekolah untuk siapa ?

Amanat UU tentang pendidikan membuat peserta didik menjadi mandiri dan tergali kemampuannya .
Tak usah perdulikan apapun kurikulumnya . Pendidikan ada untuk membuat kehidupan lebih baik dan bermanfaat . Bukan untuk mengejar status dan gengsi lembaga.
Namun yang terjadi ternyata kebalikan dari amanat UU. Lembaga meletakkan harapan besar agar status dan gengsinya tetap terjaga .
Dan sering kali mengabaikan karakteristik dan keunikan peserta didiknya .
Memakai bahasa manis " demi masa depan anak didik "
Sementara proses yang terjadi pemasungan kreatifitas dan pengkerdilan karakter dibalut keseragaman .
Jadi sekolah ada untuk siapa ???

Sabtu, 29 November 2014

Muliakan Guru


Kalimat tersebut merupakan kata-kata yang diucapkan oleh mentri pendidikan Anies Baswedan dalam rangka HUT PGRI ke 69 . Tak berlebihan sebenarnya tapi terkadang dianggap sepele . Bahwa jasa dan pengabdian guru untuk mencerdaskan anak didiknya hanya dihargai dengan kalimat pahlawan tanpa tanda jasa . Dan hal itu berlangsung puluhan tahun . Tak akan pernah ada pemimpin hebat di masa kini tanpa peran dan jasa sang guru . Bukan dalam konteks sempit guru di sekolah saja . Tapi guru di dalam kehidupan . 
Profesi guru adalah profesi mulia tapi juga rentan kekhilafan . Aku dan rekan ku mengibaratkan satu kaki di surga dan satu kaki di neraka . Mulia mana kala sang guru mengajarkan ilmu yang bermanfaat disertai dengan keteladanan sikap dan perilaku akan mengalirlah menjadi pahala bagi sang guru yang balasan dari aktifitasnya Allah SWT yang membalasnya . Tak putus amal seseorang saat meninggal kecuali salah satunya dari ilmu yang bermanfaat begitu hadist meriwayatkan . 
Sementara rentan khilaf adalah ketika sang guru yang masih manusia biasa dipengaruhi oleh kepatuhan atas perintah atasannya dan pemahaman bahwa pekerjaannya adalah pekerjaan yang menjanjikan masuk surga . Padahal pemberian ilmu dan keteladanan tak dilakukan oleh sang guru . Banyak contoh untuk hal ini. Dan satu yang aku angkat menjadi cerita nyata . 
Ketika moment HUT PGRI dan mengkaitkan dengan pesan pak mentri untuk memuliakan guru. Aku memberi tugas kepada siswaku untuk menuliskan surat dan puisi yang ditujukan kepada gurunya . Menarik tapi juga miris ketika kubaca satu surat dari siswaku untuk gurunya di jenjang pendidikan dasar . Diceritakan oleh siswaku bagaimana ia sangat berterimakasih kepada gurunya karena telah memudahkan ia untuk bisa lulus dan melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan cara mengkoordinir contek masal .Ternganga mulutku terbuka lebar sambil mengatur nafas . Bagi si murid itu adalah kebaikan tapi....baikkah hal itu untuk dijadikan teladan . 
Renungan untuk dunia pendidikan Indonesia .

Selasa, 18 November 2014

Ketika mereka tersenyum ....( Games ular tangga Multiple Intellegence)


Tatapan antusias saat memulai kbm di bulan November . " Bu hari ini kita games ya " , tanya siswa/i ku . Dengan sedikit jual mahal kutanya lagi " games apa" . " ih ibu kan sudah janji sahut mereka serempak . Tersenyum dengan tagihan siswaku yang menyambutku di depan pintu kelas. 
Games yang diminta oleh siswaku memang sudah kupersiapkan dari awal tahun ajaran ketika mereka naik kelas 8 . Karena request mereka diakhir kbm kelas 7 adalah belajarnya sambil bermain. 



Memutar otak untuk mencari ide , akhirnya kuputuskan untuk membuat games ular tangga dengan materi multiple intellegence atau kecerdasan majemuk. Mereka akan belajar tentang kecerdasan majemuk dari teorinya Howard Gardner . Dan aku berusaha mengemasnya tak hanya sekedar tentang teori . 
Menurut teorinya Gardner manusia memiliki 8 kecerdasan ( dan mungkin akan bertambah lagi ). 
  • Kecerdasan Linguistik yang memiliki kecenderungan mudah memahami segala hal yang berkaitan dengan bahasa . Menggunakan bahasa untuk berkomunikasi atau kemampuan  berpikir dalam bentuk kata-kata sekaligus menggunakan untuk mengekspresikan gagasan dan pikiran
  • Kecerdasan Logika Matematika adalah kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam menalar menggunakan logika. Kecerdasan matematika meliputi antara lain kemampuan mengukur, menghitung , berpikir logis serta menyelesaikan masalah matematika .
  • Kecerdasan Visual -Sapasial adalah kemampuan yang dimiliki individu dalam memahami apa yang dilihat . Kecerdasan ini sangat menekankan kemampuan individu untuk berpikir dalam 3 dimensi . Pada kecerdasan Visual spasial ini memunngkinkan individu untuk menerjemahkan apa yang dibayangkannya bahkan memodifikasi imajinasinya dalam suatu dimensi. 
  • Kecerdasan Musical adalah kemampuan individu dalam membaca not balok , bernyanyi dan menggunakan alat-alat musik . 
  • Kecerdasan Interpersonal adalah kemampuan individu untuk berkomunikasi dengan lingkungan sosialnya . Pada kecerdasan Interpersonal ini terkait dengan bagaimana individu memahami perasaan , suasana hati , keinginan serta karakter orang lain.Bahasa iklannya "Gak ada elo gak rame"
  • Kecerdasan Intrapersonal adalah kemampuan individu untuk merenung dan memaknai setiap kejadian yang terjadi dalam kehidupannya
  • Kecerdasan Kinestetik -Jasmani adalah kemampuan individu dalam olah tubuhnya . Kemampuan individu untuk menggerakkan anggota tubuhnya sesuai dengan fungsinya dan bahkan dapat mengolah gerakan tubuh yang menarik.
  • Kecerdasan Naturalis adalah kemampuan individu dalam melihat gejala alam , mencintai lingungan dll. 


 Materi multiple Intellegence ini aku berikan dalam bentuk games ular tangga. Dalam beberapa kotak peserta akan mendapatkan tantangan yang berkaitan dengan penggalian kecerdasan multiple intellegencenya . Ada yang sangat mudah untuk menjalani tantangan menyanyikan lagu wajib nasional . Tak jarang juga menemukan siswa yang kesulitan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ( Padahal tiap Senin upacara bendera ternyata jiwa nasionalisnya tetap belum tergali ) Selain tak hafal suaranya juga sumbang . Tapi jago dalam bidang olahraga . Ketika harus melakukan freestyle bola dapat membuat teman-temannya kagum .
Tersenyum , berteriak , menjerit adalah perilaku riang yang ditunjukkan para siswaku ketika bermain games ular tangga multiple intellegence . Kusampaikan pula games ini tak hanya menyelesaikan nomer kotak hingga akhir. Yang lebih utama adalah menyelesaikan tantangannya. Karena aku sedang menggali kecerdasan majemuk. Dengan cara bermain mereka menunjukkan kemampuannya . Sorak sorai gelak tawa teriakan mewarnai kbm di kelas yang kubimbing

Jumat, 31 Oktober 2014

Keharmonisan Hidup



Poster Drama BK


Sempat tertunda lama dari kesepakatan awal siswa/I ku mementaskan dramanya . Kuangkat judul materi “ Keharmonisan Hidup “. Menurutku agak bertele-tele dan terlalu teoritis ketika kusampaikan di kelas berkaitan dengan materi ini dengan cara berceramah .
Bayanganku pastilah yang dilakukan siswaku adalah menyenderkan kepala di bangku atau meja ,mencorat-coret buku sambil menghayal atau ngedumel ‘ bu ninik ngomong apa sih ‘ , menatapku tapi aku yakin seyakin-yakinnya pikirannya tak bersamaku . Bagaimanapun juga aku harus menjaga perasaan dan pandangan  mataku dari kejengkelan sikap mereka yang dilakukan di depan mataku . Dari pada aku marah –marah dan sebel . Kutantang mereka dengan membuat pementasan marah .
Minggu awal aku memberi materi , tak kupingkiri ada salah satu kelas yang pasif dan tak bergairah ketika kuberi materi keharmonisan hidup dan menampilkannya dalam bentuk drama. Agak sedikit mati gaya dan harus membawa kipas besar untuk menenangkan diri di kelas tersebut . Hingga kutanya , mauuuuuuuunya apa ? Tapi selalu ada hal yang bisa dipelajari dari sikap dan perilaku yang kadang menjengkelkan tersebut . Melatih kesabaran dan membuka komunikasi untuk berdialog . Bahwa mereka adalah juga individu yang butuh dipahami .
Cerita tentang pementasan drama dengan tema keharmonisan hidup adalah menggabungkan antara toleransi , kesetaraan gender dan persahabatan . Diterjemahkan oleh siswa/iku dari setiap kelas dengan skenario yang beragam . Menarik dan bagus sekali . Adaptasi cerita dari berbagai hal seperti persahabatan yang dilakukan disekolah pinggiran dan bernuansa alam seperti cerita laskar pelangi atau persahabatan membantu temannya dengan mengikuti games on line ( gaya abg metropolitan ) .Cerita tentang perebutan kekayaan antara orang tua yang berdampak pada ke hubungan anak dan anak . Cerita bullying yang dilakukan karena cemburu . Beragam tema cerita diangkat dan disajikan dengan skenario yang menarik .
Tak bisa kukatakan acting mereka sekelas acting Christine Hakim atau Slamet Raharjo . Setidaknya antusias mereka dalam menterjemahkan tantanganku untuk membuat skenario drama, berlatih peran , menghafalkan dialog , poster dan property harus dan wajib diapresiasi. Tujuan dari pemberian  materi Keharmonisan Hidup sesuai yang aku tuang dalam satuan layanan Bimbingan Konseling adalah mampu merancang skenario tentang keharmonisan hidup, mampu menghafal dialog dalam skenario, mampu memerankan tokoh. Selain tujuan yang tertulis ada juga pesan tersirat yang ingin kulakukan kepada siswa/I ku ini melalui kegiatan drama . Belajar menghargai perbedaan pendapat saat membuat skenario dan mengajukan ide , belajar berkomitmen terhadap kesepakatan saat berlatih . Dari kegiatan yang dilakukan oleh para siswaku ini kuharapkan mereka bisa menunjukkan bakat terpendamnya. Bahwa setiap individu adalah unik dengan kecerdasan multiplenya .

Senin, 27 Oktober 2014

Hujan membawa berkah

Lama menanti yang ditunggu ...hujan menjadi sesuatu yang langka . Ketika membaca status BBM tetangga 
 " Hujannya mantap ". Masih berpikir dan melihat keluar jendela kereta belum hujan dan hanya gelap sekali . Berharap semoga yang ditunggu datangnya nanti saat aku sampai di rumah . Manusia berencana Tuhan punya ketentuan . Ketika kereta berhenti di stasiun tujuan ku saat itulah yang ditunggu turun tanpa basa-basi . BRSSSSS....sederes-deresnya . Seperti tak kuat menampung air dan dituangkan ke bumi .Persis seperti di kolam renang yang ada fasilitas waterboomnya . 
Sekali lagi manusia berencana Tuhan punya ketentuan . Menunggu lama di stasiun berharap hujan akan segera reda ...5, 10, 15 menit kok tambah deres ya.Tak mungkin menunggu hingga benar-benar reda . 
Kulangkahkan kaki menuju gerbang keluar stasiun sambil melihat hujan dan genangan air yang mencapai mata kaki . Sedikit bersyukur hanya genangan air hujan kok .
Kupanggil penjaja payung yang berdiri berjejer di pinggir loket stasiun . Gadis kecil hitam manis yang riang tersenyum ketika kuajak berjalan bersama di dalam payung . Nanti kamu sakit hujan-hujannan begitu kataku. Jawabnya enteng , gak bu saya dari balita kata mama saya sudah dibiasain mandi hujan . Jadi gak kaget dan takut sakit katanya menggurui ku . 
Aku tersenyum ....selalu ada cara yang indah Tuhan memberi pencerahan . Pelajaran indah ditengah hujan yang membawa berkah bagi para pengojek payung . Senyum riang mereka bergembira diantara butiran air yang turun ke bumi ....MAKA NIKMAT TUHAN  YANG MANA YANG KAU DUSTAKAN 

Selasa, 21 Oktober 2014

Dimasky......

Sudah lewat beberapa minggu dari penampilannya memimpin tadarus Jum'at di depan teman ,adik kelas dan guru-gurunya yang berjumlah 800 orang lebih . Mengamati cara dia membaca Yasinan cukup membuatku terharu . Terbayang saat rekanku sesama guru BK mengurut dada mencoba untuk sabar dan berusaha tak terpengaruh caranya menjawab pertanyaan, yang menurut siswaku dia sedang dipojokkan. Emosi abg yang labil dan sensitif.
Beruntungnya guru BK dibekali ilmu psikologi . Belajar memahami berbagai karakter manusia aksi reaksi yang muncul . Tak selalu nyaman dalam membantu siswa memecahkan masalahnya. Terkadang pun harus berurai air mata , membentak untuk menyadarkan siswa yang dalam pengamatan harus diberi saran. Diajak ngobrol dari hati ke hati . Di beri contoh dengan sikap . Segala upaya dilakukan dalam proses konseling tak selalu saat itu tersadar . Mungkin beberapa waktu berselang ketika tak lagi membimbing baru tersadar dan mengirimkan pesan di jejaring sosial mengucapkan terima kasih karena telah dibimbing.
Dan bagi kami hal tersebut seperti air sejuk yang di damba  di gurun pasir .
Cerita tentang siswaku yang hebat ini berawal dari pemberontakan-pemberontakan kecil yang selalu dilakukannya. Tak terima karena dipisahkan dari kelas sebelumnya dan merasa diperlakukan tak adil . Dengan kesabaran dan pengertian juga data pendukung berbicaralah rekanku dari hati ke hati dengan siswa hebatku ini. Tangis penyesalan tak terbendung hingga ia berkata ke teman sekelasnya , kalo aku mimpin tadarus Jum'at bisa buat bu Nelmi bangga sama aku gak ya ?....Oh anakku saya aja terharu dengernya apalagi bu Nelmi .

Kamis, 16 Oktober 2014

Krisis Kepemimpinan

Masih rutin dilakukan di lembaga pendidikan negeri untuk melaksanakan upacara bendera setiap hari Senin pagi . Dengan tujuan untuk mengembangkan sikap nasionalis di kalangan generasi muda (katanya walau diisi dengan penggunaan bahasa Inggris) Karena dalam kegiatan upacara bendera terdapat susunan acara yaitu : mengibarkan bendera Merah -Putih disertai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya , mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjasa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, pembacaan teks Pancasila dilanjutkan pembacaan pembukaan UUD 45 . 
Lalu pengucapan janji siswa yang berisi:
1. Taqwa terhadap Tuhan YME, abdi terhadap tanah air dan bangsa , setia kepada Pancasila dan UUD 45. 
2. Adap terhadap orang tua , hormat terhadap guru, serta menjunjung tinggi harkat dan martabat sekolah 
3. Belajar dengan sungguh-sungguh sebagai bekal masa depan bangsa 
4. Berprestasi dalam rangka mengisi kemerdekaan 
5. Menjadi warga DKI Jakarta yang baik dan pemuda Indonesia yang bertanggung jawab . 
Catatan khusus nih, berdasarkan pengamatanku sebagai tenaga pendidikan di lembaga ini . 
Janji siswa yang diucapkan dengan memakai bahasa ibu (bahasa Indonesia ) belum tentu bisa dilaksanakan dengan baik . Apalagi ketika teks janji siswa diucapkan dengan menggunakan bahasa Inggris dengan dasar pemikiran si pengambil kebijakan adalah mengarah ke "internasional " 
Wow  .... Ucapan siswaku kala kutanya tentang janji siswa adalah saya gak hafal yang bahasa Indonesia bu , oh kataku dengan mulut membentuk huruf O bulat sempurna . Kulanjutkan pertanyaanku lalu yang bahasa Inggris sudah bisa dilaksanakan dengan baik dong tanyaku , kan untuk dihafal saja bu ...ups sambil tepok jidat dengernya . Dan tergelitik juga untuk mengupas point 5 isi janji siswa yaitu menjadi warga DKI Jakarta yang baik dan pemuda Indonesia yang bertanggung jawab .Mantap ya janjinya ...
Tersadar ketika membaca tweet rekan yang menyoroti krisis kepemimpinan. Ya mencari pemimpin zaman sekarang seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami . Dan sekolah dengan janji siswanya sedikit sukses karena hanya mengajak menjadi warga negara yang baik dan pemuda yang bertanggung jawab. 
Nyari pemimpin berarti tambah lagi point di janji siswa . Padahal PR besar yang belum dilaksanakan adalah menjadi warga negara yang baik juga penting

Senin, 13 Oktober 2014

3 yang berbeda

Pertama kali kenal dengan putri sulungnya yang berukuran bigsize . Tapi tak mengurangi kelincahannya dalam bersikap , ramah , supel dan sangat menyenangkan . Tak pernah terlewat cerita-cerita menyenangkan ketika presentasi di kelas untuk membahas makanan-makanan favoritnya .Kecerdasan interpersonalnya terasah dengan baik seperti tagline iklan " gak ada elo gak rame " .
Kenal kedua dengan sosok wanita yang anggun yang memiliki 2 putri . Si sulung yang big size dan si bungsu yang imut-imut .Sang ibu dengan keanggunannya mampu membagi semangat dan inspirasi kepada 2 putri cantiknya dengan pola asuh dan pendekatan komunikasi yang mengagumkan.
Kenal ketiga dengan si bungsu yang imut apabila dibandingkan dengan sang kakak seperti raksasa dan liliput. Tapi justru disitulah letak menariknya .Sang kakak yang sangat peduli dan perhatian dengan adik kecilnya . Si bungsu mulai memperlihatkan  potensinya . Dengan perilaku yang sedikit malu-malu tapi tetap ceria khas remaja abg .
3 yang berbeda dan  3 yang berbeda yang banyak memberi inspirasi bagi ku .
Makasih telah diberi kesempatan untuk mengenal.

Oktober Ceria

Biasanya orang mengatakan sesuai dengan judul lagu yang dinyanyikan Vina Panduwinata " September Ceria". Tapi aku memulai bulan Oktober dengan semangat dan ide yang kusampaikan kepada siswa/i ku . 
Di bulan yang lalu KBM dengan siswa dilakukan dengan berbagai aktifitas . Saat materi persahabatan kutantang siswaku untuk menampilkan unjuk karya Sesuai kesepakatan kelompok. Puisi , drama, storytelling , nyanyi adalah unjuk potensi siswaku dalam memaknai tentang persahabatan . 
Ada yang melakukan dengan sangat serius , mulai dari saat membuat puisi , menggubah lirik lagu dari lagu yang sudah ada, membuat skenario drama dan berlatih . Mencari ide dengan cara browsing internet. Kutunggui semua kegiatan yang dilakukan oleh siswa/i ku sambil mengamati semua aktifitas yang tampak .
Ada yang dengan sangat berbakat bertugas men jadi pemimpin . Mengajak teman-temannya untuk diskusi , bertanya dan mengeluarkan pendapat dengan teratur . 
Di bulan Oktober ini tema materi tentang " Keharmonisan Hidup " yang akan dibahas. Menggabungkan beberapa materi yang sudah pernah di bahas , tentang toleransi , kesetaraan gender dan persahabatan . 
Bisa kubayangkan apabila metode yang kugunakan adalah ceramah . Pasti yang terjadi adalah tatapan satu arah disertai dengan uapan lebar mulutnya ....mengantuk serasa di dongengin . Kuhindari hal itu dan kusampaikan kepada siswaku . 
Sungguh luar biasa ketika kubagi  kelas memnjadi 2 kelompok besar dan kuberi tantangan untuk membuat skenario drama tentang keharmonisan hidup . Terlihatlah beberapa kecerdasan terpendam diantara siswa/iku
Yang dominan dengan kecerdasan linguistiknya mulai menyatakan pendapat tentang ide yang ingin diwujudkan. Yang dominan dengan kecerdasan interpersonalnya terlihat mengatur teman-temannya agas diskusi dalam membuat skenario dan pengaturan peran dapat terlaksana dengan baik . Menyenangkan sekali menunggui mereka berdiskusi untuk mencapai mufakat . Melihat mereka berlatih diselingi dengan celetukan khas remaja ABG.....Oktober ceria bersama siswaku.

Senin, 29 September 2014

Cara yang beda

Mau kemana sapaku kepada 3 siswa yang berpapasan di tangga sekolah. Saat itu sedang pergantian jam pelajaran . Aku yang hendak mengajar di salah satu kelas 8 di lantai 2 bertemu dengan 3 siswaku dari kelas yang lain. Tak bisa memberi argumen yang meyakinkan , kukatakan pada 3 siswa itu , " yuk temenin ibu ke atas lagi yuk " Sambil kupegangin lengan salah satu siswa #agartakkabur . Sambil menaiki tangga kutanya beberapa hal ringan . Lagi pelajaran siapa ? Salah satu menjawab spontan free time bu . 
Tersenyum mendengar jawaban itu, ingat waktu SMA pun aku menjawab lugas ketika guru BK bertanya pelajaran apa yang paling kamu sukai nik ,Kujawab enteng jam istirahat dan jam kosong pak . 
Dan berpuluh tahun kemudian aku kembali mendengar jawaban yang sama . Tak menutup kemugkinan siswaku yang tadi menjawab lugas itu akan meneruskan profesiku sebagai guru BK juga ...amin . 
Hanya waktu yang bisa menjawabnya . Ketika kejadian ini kuceritakan kepada rekanku . Tanggapan positif yang diungkapkan, bener bu ....kita bukan polisi sekolah yang harus ditakuti oleh siswa-siswa kita .
Dengan cara BK dengan pendekatan yang lebih manusiawi guru BK mengajak siswa untuk menyadari pentingnya mereka menggunakan hak sebagai siswa yaitu belajar . 
Belajar bukanlah kewajiban tetapi hak . Hak untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik . Diajar oleh guru yang profesional secara pedagogik , sikap dan kompetensi

Minggu, 21 September 2014

Masih tentang persahabatan

Masih tentang persahabatan ....gak salah dong kalo aku juga menampilkan puisi yang dibuat oleh siswaku saat mereka tampil . Dibacakan bergantian dan mendapat applause yang meriah dari teman-teman sekelasnya .


Puisi Persahabatan

Detak jantung terus berlantun
Langkah kaki tetap berpadu
Dalam lembaran penuh warna kehidupan
Angan yang terpendam akan terwujud
Cita-cita yang tinggi akan tercapai
Dengan usaha serta keriangan dan ketabahan
Itulah arti dari mencintai diri sendiri

Jika kita masih bisa untuk bercinta
Kita pun bisa untuk bersahabat
Sahabat bukanlah harta karun yang terpendam
Melainkan kunci untuk membuka pintu kesulitan
yang masih tertutup rapat

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal
Jika kita masih mau untuk mencoba
Jangan sesekali menyerah
Jika kita masih merasa sanggup
Jangan sesekali kita mengatakan
Kita tidak ingin bersahabat lagi dengannya
Jika kita masih tidak bisa melupakannya

Sahabat datang kepada seseorang yang masih memiliki harapan
Walaupun mereka telah dikecewakan
Kepada mereka yang masih percaya
Walaupun mereka telah dikhianati
Kepada mereka yang masih ingin bersahabat
Walaupun mereka telah disakiti
Dan kepada mereka yang memiliki keyakinan
Untuk membangun lagi kepercayaan mereka

Sahabat dapat mengubah pahit menjadi manis
Keruh menjadi bening
Sakit menjadi sembuh
Penjara menjadi telaga
Derita menjadi nikmat
Dan kemarahan menjadi rahmat .




Karya : Trio Putra Rehan


Kamis, 18 September 2014

Persahabatan ....2

Unjuk karya yang ditampilkan oleh siswa/i ku di minggu ini memberikan banyak pengalaman bagiku dan bagi siswa/i ku . Dari tiap kelompok dan kelas menampilkan sesuatu yang berbeda .Kreatifitas mereka tergali dengan diskusi untuk mencapai kesepakatan akan menampilkan apa . Proses untuk mencapai kesepakatan dengan cara berdialog adalah bagian kbm yang selalu kuterapkan . 
Mengajarkan untuk saling menghargai adalah bagian mendidik aspek afektif siswaku . Ketika proses kbm berlangsung sering aku keliling ke tiap kelompok untuk bertanya tentang rerncana penampilan . Tak jarang mereka bertanya meminta pendapatku , ketika ditanya tentang teknis penampilan berdasarkan ide-ide yang sudah disepakati aku akan memberi masukan sesuai dengan permintaan . 
Memancing kreatifitas bukan hal yang mudah ternyata , apalagi ketika menyangkut beberapa kepala dengan kemampuan dan keberanian yang berbeda-beda dari tiap siswa. Dan di situlah letak tantangannya . 
Persahabatan dikemas dalam berbagai versi unjuk karya yang menarik seperti drama , puisi, nyanyi , storytelling dan dance....sangat menghibur.
Belajar aktif untuk membahas materi yang dekat dengan kehidupan siswa melibatkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik siswa. Mengajak siswa untuk mengamati penampilan teman-temannya kemudian memberi komentar merupakan bagian pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 . Melibatkan partisipasi secara aktif , dengan cara amati , ber'tanya' , menalar, men'coba'dan presentasi . 
Kuberi tantangan proses kegiatan seperti tahapan pendekatan saintifik. Hasilnya woow....luar biasa wajah antusias ketika berdiskusi untuk mencapai kesepakatan penampilan yang akan ditampilkan . Latihan agar kompak saat penampilan . Ketika tiba saat penampilan , kelompok yang tak tampil begitu perhatian mengamati detil-detil penampilan temannya. mengapresiasi dengan memberi komentar yang membangun . Menarik dan menantang siswa untuk aktif terlibat . Kegiatan untuk materi persahabatan ditutup dengan kuminta siswaku membuat quote tentang persahabatan , diantara yang menarik menurutku :
1. Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan , justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya .
2. Persahabatan itu saling memahami bukan menghakimi 
3. Kebersamaan itu ada dalam persahabatan , tetapi persahabatan tidak selalu ada dalam kebersamaan 
4. Sahabat sejati menangis saat kau pergi , sahabat palsu pergi saat kau menangis 
5. Persahabatan itu ibarat sekotak crayon , masing-masing punya warna yang berbeda . Tapi coba deh dipadukan mereka akan membuat pelangi yang sangat indah 
6. Sahabat yang baik adalah sahabat yang ngomong sama kita , bukan ngomongin kita dibelakang .

Senin, 15 September 2014

Persahabatan

Tema materi yang kuberikan pada siswa/i ku di bulan September tentang persahabatan. Dengan memulai kegiatan bersama teman satu kelompok untuk menggambar apapun yang ingin digambar tanpa bergantian dalam kesempatan yang sama.Pertanyaan yang muncul adalah gambar apa aja boleh bu ? Boleh banget kataku selesai aku membagikan kertas buram pada tiap kelompok. Tak perlu ada komunikasi dengan teman yang lain tentang rencana gambarnya. Yang bekerja hanya pikiran dan tangan untuk menggambar. Silahkan gambar yang ingin digambar kataku memberi aba-aba. 3 menit awal semua masih sibuk memikirkan apa yang ingin digambarnya. Ketika aku keliling di tiap kelompok mulailah mereka mencoret-coretkan yang  terlintas dari pikiran mereka. Perintah ini tak akan jadi kendala untuk siswa visual -spasial yang terbiasa menggoreskan goretan pena di kertas. Tapi untuk siswa yang tak punya kemampuan menghayal dan menuangkan dalam coretan pena,yang terlintas adalah gambar era pra penjajahan dengan 2 gunung dan satu metahari yang mengintip malu-malu diantara 2 gunung tersebut . Era digital yaaaa, ternyata untuk urusan gambar bebas favorit adalah gunung kembar . 
Aku tak punya kapasitas untuk menilai kemampuan siswaku menggambar , bukan wilayah kerjaku !Yang kulakukan adalah memancing kreatifitas mereka . Setelah kegiatan menggambar bebas di kertas buram tantangan yang kuberikan adalah unjuk kerja kreatifitas yang sesungguhnya . Melibatkan semua aspek ; aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik .
Kumulai dengan prolog mengapa setiap individu harus menggambar di kertas buram pada waktu yang sama . Kusampaikan sebagai mahluk individu masing-masing memiliki kebutuhan dan latar belakangnya yang berbeda. Tapi jadi berbeda ketika individu menjadi mahluk sosial  yang butuh individu yang lain.Mencari kesamaan minat , hobi ,selera menjadi  faktor penentu dimulainya hubungan interaksi sosial . Kusampaikan kepada siswaku mengapa kuminta mereka menggambar tanpa komunikasi dengan teman satu kelompoknya karena saat itu mereka sedang berperan sebagai mahluk individu dengan segala kebutuhannya . Ku katakan aku tak akan menilai se"bagus" apapun hasil coretan mereka di kertas buram tersebut . Dan hari ini kita sampai pada pembahasan tentang persahabatan.
Persahabatan sebenarnya sangat abstrak untuk dijelaskan secara rinci karena bukan membahas hitungan eksak yang bisa dipastikan hasilnya . Pembahasan tentang persahabatan memakai unsur perasaan seorang individu dalam berinteraksi dengan individu yang lain . Tak bisa dipaksakan oleh rumus matematika dan fisika. Ku kutip quote yang kutulis dipapan tulis kelas
 " Persahabatan seperti tangan dan mata
Saat tangan terluka mata menangis
saat mata menangis tangan mengusapnya . Abstrak sekali tapi ada empati dan perhatian dalam persahabatan tak hanya kenal fisik . Kutanya apakah ada yang tak setuju dengan quote yang kutulis . Dalam keheningan semua semua menggeleng . Sangat setuju jawab mereka pelan . Harapku semoga mereka memahami makna persahabatan dalam arti yang sesungguhnya juga dapat menerapkan dalam kehidupan nyata secara positif .
Tantangan selanjutnya kataku adalah mendiskusikan dengan teman satu kelompok untuk menampilkan unjuk kerja karya . Ingat dalam persahabatan ada unsur saling menghargai perbedaan dan tak memaksakan kehendak .Dalam keriuhan mereka mendiskusikan penampilan minggu depan . Dan aku menantikan dengan tak sabar .....

Kamis, 11 September 2014

Celotehan Anakku....

Seperti biasa saat selesai menemani putra-putriku belajar. Ada obrolan lucu yang biasa diungkapkan oleh mereka berdua . Terkadang aku menempatkan jadi pendengar yang baik , ikut tertawa ngakak ketika celotehan menggelitikku. Dan berceritalah putra dan putriku tentang cerita masa kecil mereka yang suka berimajinasi.Berkhayal mau membuat pesawat terbang dan akan mengajak teman-teman satu komplek untuk berlibur naik pesawat khayalan mereka . Kuingat waktu itu ayahnya pun ikut sibuk untuk mencetak karcis khayalan . Untuk naik pesawat khayalan tersebut teman-temannya cukup dengan membayar menggunakan dedaunan . Cukup heboh juga ketika itu karena beberapa orang tua ikut-ikutan bertanya kepadaku menanyakan kebenaran cerita putra-putriku . 
Saat ini setelah mereka beranjak abg mereka sering bernostalgia cerita masa lalu diawali dengan dengan ejekan dari teman-temannya yang mengatakan putra-putriku adalah raja dan ratu penghayal. Berimajinasi melulu ejek temannya. Tanpa berpikir panjang langsung dijawab kompak oleh kedua putra-putriku ....kalo kami penghayal terus yang ketipu siapa ...??? Ngakak lah tawaku membahana. 
Kalo pake istilah pedagogik teorinya Bloom anakku sudah tahap aplikasi daya nalar ...kereeeeen kan semoga tetap bisa kritis dan terarah

Rabu, 10 September 2014

Potret Negeriku

Sekolah dimana tanyaku pada 3 bocah usia SD yang duduk di belakang mejaku sedang asyik menyantap satu ice cream cone dengan 3 mulut bergantian . Serempak menjawab di Master . Master adalah sebuah lembaga pendidikan di kota Depok yang didirikan untuk memfasilitasi kebutuhan anak-anak jalanan. Kelas berapa tanyaku lagi , beragam jawaban mereka, aku kelas 2, aku kelas 3, iya aku juga kelas 3. Diajarin apa aja di sekolah Master kataku melanjutkan pertanyaan. Dengan jawaban antusias ngaji , berhitung dan nari . Dan dialog itu terjadi kali kedua kutemui 3 bocah di waktu yang sama . 
Padahal aku dan putriku belum selesai menyantap makanan di restoran cepat saji saat ketiga bocah tadi mengambil tempat duduk di tempat yang sama dengan posisi awal kedatangan . 
Masih dengan satu ice cream di kerubutin 3 mulut . Kok jajannya banyak banget kataku kembali bertanya . Ice cream terus lagi , dijawab lugas . Iya tadi di jalanan ada yang ngasih goceng (5000) rupiah . 
Berlanjutlah celotehan mereka yang membuatku tersenyum mikir . Kita kaya orang kaya ya bisa makan disini. Dijawab temannya sambil bercanda kaya monyet ....tertawa riang . 
Anak-anak tetaplah anak-anak dengan keriangan mereka walau beban hidup berat harus mereka tanggung di jalanan. Bersyukur pula masih ada orang-orang yang peduli dengan nasib masa depan mereka . Hak mereka untuk mendapat pendidikan diakomodasi dengan baik di sekolah MASTER . 
Mereka tetap bisa tertawa bahagia dalam keterbatasan finansial keluarga . Riang gembira tanpa beban tuntutan tugas-tugas yang menumpuk di sekolah formal yang terkadang tak manusiawi dan menghilangkan senyum ceria di wajah generasi penerus bangsa . 
Potret negeriku dengan beragam ceritanya .

Sabtu, 06 September 2014

Tematik Banci

Tahun ajaran baru sudah berjalan sebulan lebih. Gaung tentang hebatnya kurikulum 2013 juga sering di dengungkan oleh kementrian pendidikan melalui media elektronik dan cetak. Sebagai yang berkecimpung dalam dunia pendidikan dan memahami filosofi kurikulum 2013 aku setuju. Kurikulum ini sangat humanis. Memahami peserta didik sebagai penentu arah masa depannya. Tugas gurulah untuk mengeksplore semua potensi kemampuan peserta didik. Tak hanya menilai dari satu aspek saja. Aspek kognitif semata. Karena akan menjadi bencana bagi siswa yang tak punya kemampuan kognitif berlebih. Akan selalu dianggap sebagai siswa "bodoh " karena tak mampu mencapai standar kognitif yang telah ditetapkan oleh lembaga pendidikannya melalui kriteria ketuntasan minimal dengan cara menjawab soal-soal tertulis. 
Kebetulan aku pun mendapat langsung dari sumber-sumber yang menggodok lahirnya kurikulum 2013, sangat menyenangkan . 
Ternyata tak begitu dengan kenyataan yang terjadi dilapangan .Guru sebagai ujung tombak suksesnya kurikulum 2013 tak merasakan gereget hebatnya kurikulum 2013. Yang terdengar keluhan , umpatan dll ( atau hanya dilembagaku saja ?) Pengecualian tak termasuk aku ya .Keluhan berupa kedatangan buku pegangan siswa dan guru yang terlambat dikirim, beban tugas guru yang semakin menumpuk karena harus menilai siswanya dari berbagai aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Perubahan metode mengajar dari ceramah searah guru aktif berbicara di depan kelas kepada siswa yang aktif bertanya , mengamati , menanya,menalar, mengkomunikasikan yang tak dipahami bagaimana cara memancing peserta didik untuk menggunakan tahapan -tahapan tersebut . Atau ketidak pahaman guru melebur berbagi tema di antara mata pelajaran menjadi satu kesatuan yang saling berkaitan.Akhirnya terdengarlah istilah tematik banci yang disuarakan oleh guru SD yang menerapkan kurikulum 2013 dengan metode tematik Idealnya kurikulum 2013 akan terasa garing, ketika diterapkan dengan sangat terburu-buru . Seperti pesan berantai yang ketika sampai kepada penerima pesan terakhir menjadi sangat kabur , mungkin dikurangi atau melah terlalu banyak bumbu penyedap yang tak sesuai dengan filosofi awalnya.
Pelaksanaan diklat kurikulum 2013 yang diisi oleh "instruktur nasional " karbitan semakin memperburuk pemahaman guru sebagai ujung tombak suksesnya kurikulum 2013 ini. 
Ternyata keluhan kurikulum 2013 tak hanya disuarakan oleh komunitas guru sebagai pendidik. Juga datang dari keluhan orang tua siswa yang terkaget-kaget dengan beban tugas tugas yang menumpuk . Jeritan itu kudengar ketika menghadiri pertemuan sosialisasi kurikulum 2013 di sekolah putriku . Seperti debat kusir di warung kopi  . Padahal pihak sekolah belum menjelaskan kurikulum 2013 dan belum tentu juga memahami secara baik. 
Untuk evaluasi bagi semua pihak , ketika suatu program atau kebijakan tak disosialisasikan dengan cara yang baik tak akan sampai dengan baik pula . Dan kebijakan atau program tersebut akan menjadi sia-sia. Disamping ketidak siapan dari pihak guru dan siswa juga orang tua menerima perubahan . 
Jadi gimana ya nasib kurikum 2013 ?

Sabtu, 30 Agustus 2014

10 menit yang berdampak....

Jumat terakhir di Agustus , harusnya senang karena bayangan week end menari di depan mata . Ternyata jadi sesuatu yang menjengkelkan dan bikin bete . Gimana tidak ketika mendapat laporan tentang perilaku beberapa siswaku yang melakukan hal negatif . Ku sesali yang yang dilakukan oleh siswa-siswaku adalah perbuatan yang merusak fasilitas sekolah dan mereka harus bertanggung jawab untuk menggantinya. 
Tetapi pernahkah guru berpikir untuk bertanya karena alasan apa siswa melakukan perilaku negatif . Yang sering terjadi adalah intimidasi dan ancaman kepada siswa dan dilakukan oleh semua guru yang mengetahui kejadian tersebut . Dan hal itulah yang membuat aku jengkel .Hingga aku bertanya kepada siswa terssebut , karena alasan apa kok sampai berani merusak fasilitas sekolah ? Dan jawaban khas anak-anak yang tak mampu melawan kekuasaan . Sebel bu , kan kami masih punya waktu 10 menit untuk olah raga tapi langsung disuruh ganti baju . Oooooooo teriangatlah aku dengan bungsu kinestetik ku yang marah besar sesampainya di rumah ketika halaman sekolahnya mendadak dibuat taman untuk nilai tambah akreditasi keindahan sekolahnya .Dimana adek mau main bola , disuruh belajar terus . Saling pandanglah aku dan ayahnya . Untuk menyalurkan energi kinestetiknya bungsuku kudaftarkan di sekolah bola . Karena sekolah formalnya tak memberi fasilitas dan dukungan kepada kecerdasan kinestetiknya . 
10 menit bagi anak kinestetik adalah 10 menit yang berharga. Karena tak menutup kemungkinan di 10 menit itulah puncak energinya . Hal tersebut kerap luput dari pengamatan guru . 10 menit yang disimpan dan tak disalurkan dengan kegiatan positif ternyata bisa berdampak negatif dan berkepanjangan . Perusakan fasilitas umum, tawuran , genk motor dll
Pendidik pahamilah yang kita temui disekolah tak hanya siswa dengan tipe pemikir dan siap UN . Banyak juga siswa-siswa yang punya energi berlebih dan berhak juga untuk menikmati 10 menit aktifitas fisik yang terarah

Kamis, 28 Agustus 2014

Butuh BK juga kan

Flashback kisah masa lalu memang menyenangkan , lucu , bikin geregetan , terkadang masih terselip amarah dan berbagai perasaan yang berkecamuk . Berawal dari sharing dengan teman semasa kuliah di lembaganya . Bercerita ngalor ngidul . Hingga terbuka cerita masa lalu yang mencekam dan menegangkan di masa itu . Tersebutlah seorang pemimpin yang arogan yang memimpin di lembagaku . Yang dikemudian berpindah ke lembaga rekan kuliahku ini . Kuingat sekali berapa ember ( yg ini sedikit lebay ) air mataku harus tumpah , jeritan tertahan selama dia menjabat di tempatku. Bukan hanya sekali terjadi pergesekan pemikiran antara aku dan dirinya . Yang membuat aku bingung kenapa dia harus memilih aku untuk menjadi sasaran tembaknya . Dari beberapa rekanku yang lain yang senasib denganku . Setiap bulan harus menghiba padanya agar dapat memperoleh tanda tangannya untuk menyambung hidup kami . Aku tak makan gaji buta kataku memberi perlawanan , aku kerja , aku mengajar, aku membimbing siswaku , aku melakukan konseling . Semua tupoksi ku sebagai guru BK aku lakukan . Bukan hanya terlihat di depan matanya saja . Maklum kusadari ternyata pimpinanku yang arogan ini termasuk tipe abs . Dan lingkungan kerjaku berisi orang -orang yang suka menjilat dan dijilat . Klop deh saling melengkapi ....11-12 . 
Kembali menari -nari memory tentang kearoganan yang dilakukan penjahat ups salah " pejabat " tersebut . Bagaimana aku menangis , menjerit , terisak saat dia berkeras tak bersedia membubuhkan tanda tangannya pada rekomendasi kerjaku untuk menjadi abdi negara . Dan kulihat bagaimana rekan-rekanku juga ikut-ikutan menyalahkan sikapku yang menurut mereka aku tak loyal terhadap atasan .Bergelayut pertanyaan dalam kepalaku . Loyal bagi abdi negara itu ditujukan pada siapa sih ? Pada atasannya atau pada pekerjaannya ? Kalo loyal pada atasan yang arogan dan korupsi bagaimana negara ini bisa menjadi baik . Akan tersingkirlah orang -orang seperti aku yang sering menyuarakan tentang keadilan . Sepanjang kepemimpinannya sebagai "pejabat "di lembagaku pernah kuingat aku harus berteriak nyaring karena profesiku sebagai guru BK dianggap sebagai halangan untuk niatnya yang tersembunyi . Jam tatap muka BK yang dihilangkan tiba-tiba karena dianggap tak masuk dalam sistem pendidikan yang terintegrasi . Ruangan BK yang secara tiba -tiba dipindahkan ke lokasi yang tak layak secara standar sekolah nasional . Reaksi marah tak terima kuperlihatkan tanda aku ingin dia bisa menghargai profesional profesiku . Tak putus asa kuundang ABKIN sebagai organisasi profesiku ( selain PGRI) karena aku merasa keberadaanku sebagai guru BK di lembaga pendidikan ini terancam dan diperlakukan sewenang-wenang . Boro-boro berani bertemu dengan pengurus ABKIN ...kabuuuuur tak ijin untuk urusan apa keluar sekolah .
Roda kehidupan berputar , dahulu aku yang dihina dina papa mama ...dianggap sok tau , tak patuh aturan . Berubag 180 drajat si penjahat ...ups salah lagi si mantan pejabat arogan terkena periodesasi jabatan kepala sekolah . Kembali ke profesinya sebagai GURU.Dia lupa profesinya guru bukan kepala sekolah
Hari ini aku dengar dia menelepon rekanku untuk meminta dibuatkan program BK untuknya . 
Berkaitan dengan profesinya sebagai guru "profesional " khawatir tunjangan profesinya hilang . Berdiri di atas aturan yang mana ya , pejabat dan mantan pejabat di lembaga pendidikan . Menghiba-hiba untuk minta jam tatap muka walau tak sesuai dengan kompetensi keahliannya . Dan aku merasa hal ini bukan sesuatu yang baik untuk dijadikan " aturan " melakukan rekayasa jam tatap muka . 
Cerita masa lalu dan masa kini masih bisa membangkitkan emosi kekecewaan . Harus diam sajakah menganggap hal seperti ini sebagai kewajaran ?

Senin, 25 Agustus 2014

Hebohnya Penonton

Ayo dek....gocek bolanya ...kejar sundul. Tendang yang keras. Ivan oper ke Gilar . Jangan dibawa sendiri . Itu Zaki sama Fais ngapain berdiri aja . Lari dong kejar bolanya . Lirikan tak senang dari putri sulungku , Bunda berisik banget sih . YA Zaki sama Fais kan memang jaga pertahanan di belakang .Tetap ngotot ku katakan dia kan lagi main bola bukan main catur kataku jengkel ....Teriakan kencang dan membahana selalu kuteriakkan memberi semangat kepada anak kinestetikku yang dengan bangganya saat bisa menggetarkan gawang lawan dengan tendangannya . Aku tak begitu paham apakah itu tendangan sudut, pinalti ,atau apalah namanya . Yang jelas gawang lawan kebobolan 5-0 tanpa perlawanan yang berarti . Dan 3 gol dipersembahkan oleh bungsu kinestetikku ini . Dengan melakukan selebrasi goyangan pinggang bersama teman-temannya . Sangat menghibur . Tontonan seru di sore menjelang maghrib untuk merayakan 17 Agustus antar RW .Dan emak-emak rempong yang berteriak di pinggir lapangan menjadi pemandangan yang tak kalah menarik . Seakan -akan paling jago , paling ahli untuk bermain di lapangan . Hingga tersadar ketika teriakan semakin melengking tak jelas apa yang diucapkan . Gimana besok ngajar ya kalo suara serak begini ...

Sabtu, 23 Agustus 2014

Master...Masjid samping terminal.

Master terkenal sebutannya . Kepanjangan masjid samping terminal. Lokasinya tepat disamping terminal Depok . Bisa dibayangkan situasi sekolah ketika berada dekat dengan terminal . Bukan rahasia lagi bagaimana kondisi lingkungan dan psikologis masyarakat terminal . Lingkungan kerja yang keras mungkin jauh dari kesan ramah . Tapi amanat UU tetap harus dilaksanakan . Kaum marginal pun berhak untuk sekolah . Dan bukan hal yang mudah mengajak dan menumbuhkan kesadaran generasi penerus bangsa yang kurang beruntung secara status sosial ekonomi untuk bersekolah . 
Sekolah Master yang didirikan tahun 2000 . Bermula dari beberapa anak muda yang biasa nongkrong di sekitar masjid terminal diskusi dan ngobrol tentang nasib masa depan mereka . Pertemanan yang terdiri dari beberapa orang lambat laun berkembang menjadi besar dengan kegiatan yang lebih terarah . Hingga di tahun 2014 sekolah Master sudah membuka pendidikan dari jenjang PAUD, TK,SD,SMP,SMA dan khusus diperuntukkan bagi kaum marginal . Dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didiknya. Selalu terbersit kagum dengan kegigihan semangat kepedulian untuk kaum marginal anak jalanan . Hingga terlontar ucapan bolehkah saya berbagi disini untuk menjadi relawan ? Selalu ada semangat dan kekaguman yang menjalar di hati dan pikiranku ketika bertemu dan berkenalan dengan orang-orang hebat yang memiliki kepedulian terhadap sesama

Jumat, 22 Agustus 2014

17 Agustus ...

Perayaan 17 Agustus baru saja dilakukan dengan dibalut rekayasa dan keprihatinan . Berawal dari kalimat sakti khas birokrasi zaman orba . Jangan kotori semangat pengabdian untuk melaksanakan upacara bendera dengan mengharapkan transpot . Mangut -mangut tak berarti setuju , seperti blangkon perlengkapan baju adat jawa di depan tersenyum dan ketika berbalik kepalan tinju yang diperlihatkan .Begitulah kira -kira yang kulakukan . Dan terbiasa menonton infotainment investigasi . Melakukan investigasi dengan cara membuka jaringan obrolan adalah cara yang ampuh dilakukan saat ini . say hello bertanya tentang kegiatan yang dilakukan di sekolah saat 17 Agustus . Berlanjut dengan pertanyaan menyelidik . Ada transpot gak untuk upacara ? Sebenarnya miris dan malu juga mengungkapkan pertanyaan tentang hal itu . Namun bahasa yang digunakan oleh birokrat adalah para jadi kita berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan dengan cara mengorbankan hidup mereka , " nah kita hanya diminta upacara saja sudah minta bayaran . Pernyataan itu benar manakala hal konsumtif tak menjadi budaya sebagian besar masyarakat Indonesia . Dan kenyatan yang terjadi di lembaagaku adalah tak usah bertanya tentang transpot karena dana menguap entah kemana ??? sementara beberapa lembaga yang lain tetap menyediakan transpot bagi peserta upacara yang hadir . 
Kok bisa ya beda ? ketika yang didengungkan adalah tentang pengabdian dan kepatuhan terhadap aturan kenapa malah tak bisa mengabdi dan patuh dengan aturan?
Bagiku 17 Agustusan tahun ini berisi seremonial kegiatan yang membungkam kekritisan . Berbalut pengabdian busuk . Mesake rakyat bangsaku ...dijajah bangsa sendiri ...:(

Minggu, 20 Juli 2014

Cerdas Versiku

Berada dalam lingkungan eksklusif kognitif rasanya benar-benar membuatku tak nyaman . Berawal dari dialog penerimaan siswa baru melalui jalur lokal yang hanya menerima hasil nem dengan angka 5,5 . Tak ikut komentar hanya menjadi pendengar yang baik saja . Berlanjut dengan pernyataan yang membuat telingaku panas dan emosiku memuncak ketika tersebut salah satu nama siswa yang masuk dalam kategori spesial. Diolok -olok sebagai anak bodoh karena tak mampu mencapai standar KKM di lembaga sekolahku . Kutanya dengan intonasi tinggi , " maaf ya , kalo anda menghina siswa tersebut . Berarti anda menghina ciptaan Tuhan . Ingat....tidak ada produk Tuhan yang gagal . Ketika mereka terpinggirkan karena tak bisa beradaptasi di lembaga ini , kita punya andil terhadap kegagalannya. Karena sebagai pendidik kita tak mampu melakukan discovery ability . Ketika input yang masuk sudah baik dan output juga baik berarti tak ada proses menantang yang sudah dilakukan sebagai pendidik. 
Akan berbeda ketika input tak sebaik hasil di atas kertas tapi sebagai pendidik bisa melakukan penggalian kemampuan ( discovery ability), menempatkan pada potensi siswa yang sesungguhnya (right man on the right place) sehingga siswa tersebut menjadi mandiri dalam kehidupan nyatanya (benefit )
Apakah itu tak dimaksud dengan cerdas . Mungkin definisiku tentang cerdas berbeda dengan definisi umum . Tapi sering juga kusampaikan kepada orang tua yang melakukan konsultasi , " memilih anaknya hebat diatas kertas ( rapot , ijazah , hasil tes IQ ) tapi tak mandiri dalam kehidupan nyata . 
Ujian sebenarnya bukan saat menjawab soal-soal tes , tapi bagaimana setiap individu bermanfaat untuk dirinya sendiri dan lingkungannya .

Miss U ....KD

6 bulan berlalu dengan berbagai cerita . Lucu, heboh, panik dan gila . Dalam perkuliahan yang berisi orang-orang " gila " . Gila belajar , gila foto , gila up date status , gila brainwash , gila ide liar yang butuh kandang kondusif . 
Dan bertemu dengan orang gila yang punya pribadi yang mengasyikkan , ekspresif, heboh dan saling mendukung . 
KD kami memanggilnya , untuk yang tak paham dirinya yang tergambar adalah cibiran sinis perilakunya yang heboh . Tapi tidak untukku belajar banyak hal dari kd yang apa adanya . Mengajarkan untuk menghargai keberagaman . Indahnya perbedaan . Dapat saling melengkapi dan bersinergi .
KD yang kuat , percaya diri dan perhatian. Sosok wanita tangguh yang punya keinginan kuat dibalut dengan modernitas gaya hidup dan etika pemikiran tradisional . Membuatku sering geleng-geleng kepala karena selalu ada yang baru dan berbeda ketika bersua dengannya .
Entah bagaimana cara mengatur managemen sumber daya anggota Guardian Angel dilakukan KD dengan cara dan gayanya yang super heboh . Tapi beres dan kami menikmatinya .
Sebagai shadow teachernya KD , sebutanku untuk kedekatanku dengan KD . Bersyukur bisa mengenal dan menjadi sahabatnya ...Makasih KD atas spesial moment yang pernah kita lewati ....

Rabu, 25 Juni 2014

4 hari yang berkesan

Dimulai dari kalimat rekan Guardian Angel , "bisa gak ya sekolahku membuat anak-anaknya berbahagia sebahagia wajah para pelajar di komunitas belajar Qoryah Thoyibah . Kalimat ini terlontar saat melihat penampilan siswa yang belajar di komunitasnya pak Baharudin .
Wajah-wajah bahagia terpancar di raut remaja abg yang memaparkan karya-karya kreatif mereka . Dari mulai novel yang sudah diterbitkan secara mandiri , membuat komik , jurnalis independen , fotografer dll.
Penampilan lagu dan sedikit tari yang menampilkan lagu-lagu asli Indonesia (bukan lagi Iwan Fals loh)begitu bahagia wajah-wajah mereka . Tak ada tuntutan untuk memenuhi standar kkm , target UN dan lain-lain meski tak dipungkiri ada beberapa siswa yang mampu lulus dan melanjutkan pendidikan tinggi negeri .
Tujuan pendidikan adalah memandirikan individu bukan hanya pintar konsumtif tapi tak mampu menyelesaikan problem kehidupan . Ternyata itu yang terjadi ...pintar kognitif , mampu menjawab semua soal tertulis dalam ujian dan babak belur  dalam kehidupan saat harus menyelesaikan problem . Miris ya ...
Berbeda dengan cerita ketika mengunjungi SLBN Semarang , tak kuasa menahan air mata ketika seorang Kharisma , Sakti kecil dengan segala keterbatasan fisik mampu mengocok perasaan terdalamku tentang hakekat kesempurnaan . Subhanallah... Tak ada produk Tuhan yang gagal .Dan terbata-bata ketika diminta untuk menyampaikan testimoni tentang spesial moment yang dialami ketika berada di SLBN ini .
Ingat perjalanan panjang yang harus dilalui untuk bisa bergabung dengan orang-orang hebat di perkuliahan Guardian Angel , dan bagaimana teriakan ku di status BBM ketika butuh doping semangat dari rekan-rekan GA ku ...oh so sweet saling mendukung .Ketika galau ku tiba saat harus memilih ikut ke Semarang atau tidak karena berbarengan  dengan kegiatan penting di sekolahku . Dan dukungan semangat itu kembali hadir . Tak sia-sia ternyata bisa belajar banyak dari siswa-siswa SLBN yang sungguh luar biasa . Mengajarkan tentang kesempurnaan yang sesungguhnya . Tak hanya dari fisik yang kasat mata .Subhanallah sungguh luar biasa . Jadi malu dengan diri sendiri yang belum mampu berkreasi sehebat mereka . 
Kegiatan di Semarang di tutup dengan materi cedera otak yang benar-benar bikin cedera lengan . Tak pernah lagi olah raga merayap membuat kedua lenganku ngilu-ngilu .Dan keren banget bu Iren , Terapis yang hebat dan humble . Ikut turun memberi contoh merayap yang sempurna hehhehe keren . Edisi pegal-pegal gak hanya di kegiatan merayap . Berlanjut pada malam harinya berkeliling kota semarang . Niatnya mo nonton karena terlalu malam mengobati kekecewaan dengan dengan berkeliling sepeda tandem 3 dan 2 di alun -alun kota Semarang . Menumpuklah rasa pegal di seluruh tubuh . Dan semakin lengkap ketika akhir kegiatan di malam minggu berkereta menuju kota asal kami masing-masing . 4 hari yang berkesan bersama dengan orang -orang hebat yang punya semangat dan energi yang luar biasa . Thanks GA X dan XI . Terimakasih teman-teman semua ....Meninggalkan monster menuju angel .

Sabtu, 07 Juni 2014

Jendela diri II

Ada sesuatu yang berbeda mengakhiri materi di tahun ajaran ini . Saat membaca refeleksi diri yang kuminta untuk dituliskan siswaku . Tak menyangka hal yang kuanggap sepele hanya bercerita , memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan harga diri siswa ku . Terharu dan bersyukur . Mengkondisikan menjadi pendengar yang baik . Memaksimalkan fungsi kerja otak untuk mengingat cerita teman-temannya . 
Dan perasaan dihargai bagi yang berkesempatan bercerita ,'ternyata teman-temanku mau mendengar ceritaku '. dengan suara riang penuh kegembiraan diucapkan kalimat itu.
Tak berhenti hanya sekedar mendengar dan mengingat , kegiatan masih berlanjut . Ceritakan kembali dengan gayamu . Kusampaikan aku suka membaca tulisan dengan memakai wkwkkwkwk. Ada energi kepo untuk terus mencari tahu .
Tak merasa sedang diberi tugas mengarang , kuteruskan dengan kalimat ....
" Berlebihan kah apabila saya bermimpi bisa membaca tulisan indah kalian suatu saat nanti ....
atau mungkin hari ini ......? "

Kamis, 05 Juni 2014

Geyra....anakku.

Geyra anakku , bukan anak biologisku . Tapi kedekatanku lumayan dekat. Hari ini dia berdiri dihadapanku bertanya sambil bercanda ," ibu ruang BK dimana?" Berteriak kaget langsung memeluknya disaksikan siswa-siswaku yang sekarang masih kubimbing. Geyra sudah lulus tahun kemaren . Dengan pengorbanan air mata dan membuat migrenku menjadi. Tak bisa tidur menjelang UN karena kabur dari rumah yang ditumpanginya. Panikku sebagai pembimbingnya , kemana anakku ini ...yang tak lagi beribu dan berbapak.Tak tinggal dengan keluarganya pula . Kukerahkan seluruh teman-temannya untuk mencari dimana dia . Ketika ada informasi terbaru kuminta keluarga jauhnya untuk memastikan informasi itu .
Meledaklah tangisku bersamaan dengan hadirnya dia dihadapanku , mencium tanganku , memelukku erat sembari berkata ibu maafin saya udah bikin ibu susah . saat doa bersama muhasabah menejelang UN. Tanpa geyra dengan segudang problemanya saja sudah membuatku menangis terisak-isak hingga mataku bengkak dan tak berani mengikuti kegiatan selanjutnya. Aku menyendiri di ruanganku , menangis sepuasnya .
Rela dan harus iklas melepas anak-anak hebatku meraih impiannya menggapai cita-cita mereka . Termasuk geyraku ....yang selalu kesepian dalam keramaian , tertawa terbahak di dalam kegalauannya . Abg ku yang sebatang kara ditengah orang-orang yang memperhatikannya . Tapi bukan itu kebutuhannya ....
Ketika hari ini dia berdiri dihadapanku , dan menyampaikan , aku gak sekolah lagi bu , aku ikut paket C. Menarik nafas dalam ....Walau bagaimanapun aku tak setuju dengan sistem pendidikan yang kurang menghargai keberagaman . Aku tetap ingin geyraku sekolah di sekolah formal . Harapan klise orang tua zaman dahulu , manganggap sekolah adalah segala-galanya. Dan belajar bijak dari kehadiaran geyraku . Kebahagian dan keberhasilan seseorang tak selalu dari sekolah . Semoga geyraku bisa mendapatkan kebahagiannya ....Doaku dalam hati

Sabtu, 31 Mei 2014

Cerita yang tak pernah selesai

Memulai perkenalan dengan tatap penuh kecurigaan. Menarik diri dengan tatapan menyelidik. Bu Ninik ada siswa yang nyilet-nyilet tangannya laporan dari guru mapel dan teman sekelasnya . Terhenyak kaget kaget karena tak menyangka terjadi pada anak bimbinganku . Berpikir keras dari mana masuknya . Saat kbm kucuri -curi pandang rupanya . Sedikit kukerahkan energi untuk mendekatinya. Kala itu fesbuk lagi booming dan kucobalah untuk menulis di note fb tentang siswaku itu kusampaikan aku punya tulisan tentang dirinya . Tak menunggu lama langsung dia sms aku dan berkata , ibu itu tulisan untukku ? katanya tak percaya . Singkat cerita , selanjutnya setelah itu memulai untuk membuka diri dengan mengungkapkan kegalauannya sebagai abegeh. Pernah dibuat terhenyak ketika di malam hari mendengar jeritannya di sms ....ibu , aku lapar, kutanya kenapa tidak makan ? dengan jawaban khas abegeh aku habis dimarahin ortu ku dan aku gak mau makan ....abegeh....abegeh ....
Proses konseling tak harus kaku kujalani bersama siswa istimewaku ini , tak melulu di ruang konseling . Terkadang kutulis cerita atau puisi untuk membangkitkan semangatnya . 
Pendekatan yang tak biasa ....hingga kulihat perubahan sikapnya yang tak lagi tertutup juga kasar . 
Kuamati ketika tatap muka di kelas mulai berani mengacungkan tangan untuk mengeluarkan argumennya . Alhamdulillah banyak perubahan positif yang terjadi . Tak lagi merengut di pojokan kelas , marah-marah tak menentu apalagi membawa-bawa cutter.Meski kadang heran juga melihat sikapnya yang tiba-tiba masuk ke ruanganku duduk dihadapanku tanpa berbicara sepatah katapun . Jengah diamati tanpa suara , kutanya ada apa nak , dijawab dengan senyum dan gelengan kepala . Lalu " aku kangen sama ibu .....hanya itu berdiri dan pergi meninggalkanku seiring bunyi bel masuk . 
Cerita tentang siswa istimewaku ini tak akan pernah selesai , karena beberapa waktu berselang setelah dia lulus dari sekolah formalnya di SMP . Dia mengomentari status BBM ku " Guardian Angel . Ya bu , ibu adalah Guardian Angel bagiku begitu tulisnya ....uh anakku cerita tentang mu  tak akan pernah selesai....pelukan hangatku untukmu....

Tidur tapi tak tidur

Ketika terjaga di pagi buta, antara semangat dan lelah. Karena tidur ku tak tidur. Bermimpi sedang beraktifitas bersama siswa untuk membahas materi dengan metode permainan.
Membagi siswa dalam kelompok yang berjumlah 6 orang dalam tiap kelompoknya . Yang kuingat dalam mimpiku aku mengajar pelajaran IPS tentang negara-negara di dunia. Dengan cara bermain , aku  minta siswaku mengocok dadu dan ketika mendapat giliran untuk permainan dia harus menyebutkan spesifikasi negara tersebut . Dan saat terbangun merenung kembali aktifitas mimpiku yang mungkin bisa kuwujudkan dalam kegiatan pembelajaran. Kuyakin hal itu pasti akan sangat menyenangkan . 
Mulai muncul ide-ide liar yang siap dikandangkan . Memadukan strategi multiple intelegence pasti mantap pikirku sambil membayangkan ditengah kebosanan mengisi liburan tanpa aktifitas yang berarti . 
Ku coba berdiskusi dengan orang terdekatku , meski tak selalu mendapat dukungan karena malah diajak untuk kembali memikirkan konsep-konsep belajar secara ilmiah ....ah cape de ...
Pemikiranku ....belajar dibuat mudah saja gak usah njelimet-njelimet yang belum tentu bisa berguna dan bermakna . Semakin tak terbendung dengan ide-ide liar ...
Ketika bangun dengan ide baru lagi  " MULTIPLE INTELLEGENCE FOR LIFE GAMES " 
Multiple membuat tidurku tak tidur .....blink blink blink berloncatan liar......

Truth or dare....TOD

Truth or dare permainan yang beken dikalangan abegeh era milenium . Dengan cara bermain yang mengutamakan kejujuran ( truth ) dan tantangan ( dare ) . Pertama cari siapa duluan yang akan bermain dengan menggunakan cara sebagai berikut :
* pensil diputar lalu lihat ujungnya menghadap kemana
* hompimpa
* mengajukan diri duluan
setelah sepakat siapa yang akan duluan bermain , tanyakan pilih truth ( jujur ) atau dare ( tantangan ) .
Ketika si pemain memilih truth tanyakan sesuatu lalu dia harus menjawab pertanyaannya secara jujur.
Namun ketika si pemain memilih dare ( tantangan ) berikan tantangan pada si pemain dan dia harus menjalani apa tantangannya . Setelah selesai cari lagi dengan cara seperti diawal .
TOD adalah games yang digemari oleh remaja abegeh . Bagi abegeh truth dalam permainan ini adalah jujur yang harus jujur . Jujur yang tanpa rekayasa karena menyangkut kredibilitas dirinya di hadapan teman-temannya. Saat abegeh yang mendapat giliran dan dia memilih truth dimulailah permainan dengan ungkapan hal yang jujur . Semisal tadi pagi aku lupa gosok gigi ....hihi jorok. . Aku menyimpan perasaan pada si B atau apapun juga. Yang berkaitan dengan hal -hal rahasia yang disimpan baik-baik. Dan ketika tantangan ( dare ) yang dipilih oleh si abegeh , si abegeh harus siap dengan tantangan yang akan diberikan padanya. Misal si abegeh di beri tantangan untuk menyampaikan rasa sukanya kepada orang yang lagi ditaksir. Permainan ini cukup mneyenangkan dan sering dimainkan oleh abegeh ketika berkumpul dengan teman-temannya.
Abegeh di usianya yang memasuki tahapan ingin tahu tentang orang-orang di sekelilingnya , memiliki ketertarikan yang besar pada hal-hal yang menghibur karena itu menjadi kebutuhannya.
Gaya bicara dan perilaku abegeh pemula yang sedikit lebay , sensistif dan juga berbeda dengan abegeh senior yang siap memasuki fase dewasa dengan tuntutan mandiri dan tanggung jawab .
Abegeh dan TOD menjadi sesuatu yang tak terpisahkan . Ingin dipahami juga suka tantangan .....TOD

Sabtu, 24 Mei 2014

Wanita Tangguh

Senin pagi saat terburu-buru tiba di sekolah dan bersiap-siap untuk mengikuti upacara bendera . Dihadang rekan kerja yang kedatangan tamu orang tua murid . Tolong ya nik , aku gak enak badan. Dimana nik , di ruang guru apa di ruang BK ? Aku jawab di ruang BK aja . Aku ajak orang tua itu ke ruanganku.
Memulai bercerita tentang kondisi anaknya yang sering sakit. Sehingga tertinggal pelajaran dan tak bisa mengikuti UTS . Prihatin sangat. Sebagai pembimbing siswa itu.Saat teman-temannya bebas beraktifitas. Siswaku harus iklas terbaring di ruang perawatan dan kamar operasi. 
Sedikit putus asa itu pasti ada ...manusiawi kan.Tapi ada wanita tangguh dan kuat selalu bersamanya. 
Berceritalah sang ibu tentang penyakit anaknya . Keputus-asaan sang anak karena tak pernah berhenti di coba dengan ujian hidup . Meninggalnya sang ayah ketika dia berusia belia , hidup dalam keluarga besar kakak tirinya . Bukan sesuatu yang mudah untuk dijalani . Hingga akhirnya sang ibu memutuskan meninggalkan rumah keluarga untuk menghidupi keluarganya sendiri dengan kemampuan yang dimilikinya. Dibantu dengan pensiun almarhum ayahnya yang tak seberapa , ketika di jalani dengan rasa syukur nikmat tak terhingga yang dirasakan . 
Dan aku melihat kekuatan dan ketabahan yang tak berujung untuk selalu berusaha tegar di hadapan anak-anaknya. 
Satu lagi cerita hebat kudapat dari pengorbanan sang ibu singel parent . Luar Biasa ...Berilah kekuatan untuk keluarga ini ya Allah .

Rabu, 21 Mei 2014

21 Mei 1998 dan 21 Mei 2014

Hari ini 16 tahun yang lalu . Seperti memutar film hitam putih era orde baru tumbang. Teringat sensasi kepanikan kala itu . sebelum tanggal 21 Mei 1998 masih berstatus mahasiswa di PTN di Jakarta . Curi-curi ijin datang ke kampus yang saat itu sedang ada kegiatan dies natalis .
Padahal malam harinya om ku yang petinggi AU sudah memberi maklumat lisan , tidak boleh ada yang keluar rumah . Ketegangan terjadi juga di rumah di kawasan Halim . Dan mahasiswa yang bandel ini melanggar aturan itu . Sambil berjingkat-jingkat tanpa ijin komandan melarikan diri ke kampus . Dengan alasan yang disimpan untuk diri sendiri mau konsultasi skripsi hehehe....
Pagi tanggal 16 Mei setelah pecah kerusuhan di tanggal 13 Mei dengan peristiwa Trisakti . Berharap juga bisa punya cerita tentang sejarah Indonesia versi aku .
Tiba di kampus suasana mulai ramai . Alasan mau konsultasi skripsi gugur dengan keriuhan kampus yang ramai berbicara tentang situasi politik yang memanas . Tak terasa hari berganti sore , suasana di luar kampus semakin mencekam . Terdengar bunyi tembakan dan teriakan orang-orang. Dari berita yang terpantau suasana ibukota mengkhawatirkan . Dihimbau tak keluar rumah dan bepergian .
Dan babak baru kehidupan mahasiswa yang ingin punya cerita sejarah dimulai . 
Aku terkurung di kampus bersama dengan ratusan mahasiswa yang lain . Pihak rektorat langsung mengambil kendali menyiapkan dapur umum bagi mahasiswanya . Lumayan makan gratis di malam hari . Tak hanya itu memfasilitasi komunikasi ke keluarga mahasiswa....yeay...kapan lagi bisa menggunakan fasilitas negara secara gratis . Ajang komunikasi gratis jadi ajang menyapa kerabat di seluruh Indonesia . Begitu juga aku , aku pun tak lupa menelephone ke rumah om ku yang aku yakin pasti aku dicariin hihihi. Benar saja begitu telp tersambung langsung omelan yang kudapat kamu tuh gimana sih , kalo ada apa2 gimana? sekarang ada dimana? deelel....deelel....Dan menutup telp dengan senyum asem karena abis disemprot .
Dan malam itu aku menginap di kampus merasakan ruang sidang skripsi . Sebelum skripsiku selesai aku sudah merasakan aura ruang sidang karena peristiwa mei 1998 . Dan aku ada dalam bagian sejarah mei 1998. Ketika pada tanggal 21 Mei penguasa orde baru kala itu menyatakan diri berhenti sebagai presiden RI Riuh lah gema takbir berkumandang....Allahu Akbar ....Allahu Akbar.....
Hari ini aku mengenang masa itu ......

Kamis, 15 Mei 2014

My Familiy

Tema materi my family kuangkat dalam layanan tatatp muka di kelas . Memulai dengan membaca 2 tulisan dari blogku tentang ibu dan ayah . Meski tak secara nyata aku gambarkan tentang 2 orang yang begitu berarti dalam hidupku . Mencoba memaknai bahwa mahluk ciptaan Tuhan yang mendapat predikat sebagai ibu , bunda , mama, umi, dianugrahi pengorbanan dan ketulusan yang tak terhingga. Sementara sosok yang dipanggil dengan sebutan papa, ayah , bapak , abah adalah ciptaan Tuhan yang memiliki ketegaran dan kekuatan untuk membahagiakan keluarganya dengan caranya . Besar harapan keluarga pada sosok ayah yang melindungi dan mengayomi .
Tantangan untuk mengekspresikan rasa cinta kasih tak semudah ekspresi marah dalam bentuk umpatan yang biasa ditampilkan oleh seseorang . Tak terkecuali pada siswaku .cukup miris ya. ....
Kebutuhan dasar manusia untuk dipahami dan dimengerti tanpa prasyarat luntur dengan tuntutan yang tinggi sehingga ekspresi sayang dan kasih malu untuk ditunjukkan . Lebih gampang ketika meminta seseorang untuk mencari kekurangan orang lain . Seakan -akan diri sendiriadalah yang paling sempurna .
Tanpa berusaha memaksa kuminta insiatif siswaku untuk maju dan menampilkan ekspresi sayang dan cintanya dalam berbagai bentuk .
Dan menunggu adalah pekerjaan yang membosankan.... alasan malu bu, enteng kujawab ya sudah tutup mata saja saat maju nanti .
Tetap kuhargai apapun bentuk ekspresinya . Beberapa maju atas inisiatif sendiri . Ada yang menyanyi lagunya Melly Guslow " Bunda " dengan penuh penghayatan . Cerita ala stand up comedy tentang neneknya yang hebat atau tentang ibunya yang cerewet tapi tetap penuh kasih sayang . Dan satu yang begitu pede kala membaca puisi tentang ibunya
Ibu ....tak bisa kulukiskan dengan kata-kata pengorbanan mu . Terima kasih .
Loh aku bengong menunggu kelanjutannya sementara siswa ku santai duduk kembali di kursinya.......

Sabtu, 10 Mei 2014

Banyolan tingkat tinggi

Cerita ini masih tentang UN . 4 hari mengawas UN di sekolah yang ditunjuk . Melaksanakan tugas negara dengan penuh tanggung jawab . Dibekali dengan pengarahan bahwa UN adalah salah satu prasayarat kelulusan . Jangan biarkan peserta melakukan kecurangan dengan mencontek . Sampul soal masih tersegel jadi kemungkinan bocor kecil . Tertulis di stiker bersegel DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA . Wah...bikin merinding ya. Dan aku sebagai salah satu yang dipercaya oleh negara untuk menjaga dokumen resmi yang sangat rahasia itu . ( bangga dong.....hihihi ) . 
Berbeda 180 derajat dengan kenyataan di lapangan . Santer terdengar berita kunci jawaban yang dijual dengan cara bisik-bisik tetangga.
Percaya tak percaya itulah yang terjadi. Walau sering kuingatkan pada siswaku untuk percaya pada kemampuan disi sendiri. Namun tuntutan untuk lulus dan mendapatkan hasil yang bagus mengalahkan sendi-sendi kejujuran yang sejak kecil didengungkan di seluruh rakyat Indonesia . Bayangan tak lulus atau mendapatkan nem kecil sama saja dengan tak bisa membuat orang tua dan sekolah bangga dengan siswanya. 
Pada hari pertama mengawas tak terlihat kepanikan dan ketegangan di wajah peserta UN . Tak paham aku apakah memang cukup siap menghadapi UN atau ada "kesiapan " lain . 
Ketika di hari terakhir , kalo boleh pinjam istilah KPK seorang siswa di ruang ujian yang aku awasi tertanggap tangan sedang membuka hp miliknya untuk melihat kunci jawaban . 
Dilema sebagai pengawas ...ketika aksi tangkap tangan kutulis dalam berita acara akan hancurlah masa depan siswa itu ( mungkin ) . Tapi ketika dibiarkan berarti aku melegalkan ketidak jujuran tumbuh subur di negara ini ?????
Peserta UN sebagai korban dari sistem pendidikan dan kebijakan yang tak bijak . Memulai dari proses yang berisi banyak rekayasa tapi berharap hasil memuaskan dan dikerjakan dengan jujur . Mungkinkah ????
Yang pasti saat menyegel amplop yang berisi lembar jawaban ujian nasional ( LJUN ) ada senyum tersungging di sudut bibirku ( mencibir ) DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA =LELUCON NEGARA SANGAT KONYOL

Sabtu, 03 Mei 2014

Selalu tentang UN

Cerita tentang UN tak akan pernah habis . Walau tahun ajaran berganti . Akan ada lagi cerita - cerita lain yang yang membuat banyak pihak galau . Tak hanya siswa yang menjalani UN , orang tua , guru, bimbel, sekolah . Semua ingin punya peran untuk menyukseskan atau mem"panik"kan calon peserta UN .
Kali ini cerita UN tak kualami sendiri . Karena bukan anak kandungku atau anak bimbinganku yang akan mengikuti ujian nasional . Jadi galauku tak segalau tahun ajaran lalu. 
Selesai aku mengajar di jam terakhir . Masuk ke ruangan di sambut dengan pertanyaan siswa yang kritis . Aku suka ngobrol dan bertukar pikiran dengannya. 
Bu, ibu mendukung UN ? tanpa ragu aku jawab TIDAK . Tak puas hanya bertanya padaku . Dia bertanya lagi kepada guru yang lain rekan kerjaku . . . Dengan pertanyaan yang sama , Ibu mendukung  UN . 
Setiap orang bebas berpendapat dan kuhargai itu sebagai bentuk keberagaman . Jawaban rekanku mendukung karena UN sebagai salah satu prasyarat kelulusan . 
Dan aku punya pendapat sendiri tentang menolak UN . Dengan alasan :
1. UN sebagai salah satu prasyarat ???. akibat lain dari UN yang berdampak kepanikan nasional tak dipertimbangkan
2. UN tak menjawab kebutuhan siswa tentang pertanyaan  kehidupan 
3. Dampak UN yang menimbulkan kecemasan nasional melahirkan perilaku ketidakjujuran agar " lulus " dengan menghalal kan segala cara 
4. Mapel yang di UN kan seakan -akan menjadi mapel eksklusisf
5. Penghapusan tentang UN sudah dikabulkan oleh lembaga negara ( Mahkamah Konstitusi ) . 
   Tapi mengapa UN masih tetap dipertahankan . Ternyata keberadaan UN tak membuat kita menjadi warga negara yang baik dan patuh hukum .
Lalu harus bagaimana.....????/